9 Tips Makan Enak Saat Lebaran Tanpa Takut Kolesterol Naik!

Ayam Opor dan Ketupat Lebaran-Sendok Ibu - Pinterest-
MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Lebaran identik dengan hidangan lezat yang menggoda selera. Opor ayam, rendang, sambal goreng hati, hingga kue-kue manis selalu menghiasi meja makan.
Sayangnya, konsumsi berlebihan bisa berujung pada naiknya kolesterol, gula darah, atau bahkan berat badan bisa melonjak drastis. Namun, bukan berarti kita harus menahan diri terlalu ketat saat menikmati makanan khas Idulfitri.
Ada cara cerdas untuk tetap menikmati hidangan Lebaran tanpa efek samping yang berbahaya. Dengan mengatur porsi, memilih bahan yang lebih sehat, dan sedikit lebih aktif setelah makan, kita bisa tetap sehat tanpa kehilangan momen kebersamaan.
Berikut beberapa tips agar tetap bisa menikmati Lebaran dengan nikmat tanpa takut kolesterol naik!
1. Kendalikan Porsi, Jangan Kalap di Hari Pertama
Hari pertama Lebaran sering menjadi ajang "balas dendam" setelah sebulan berpuasa. Tanpa sadar, kita bisa mengonsumsi makanan berlemak dan bersantan dalam jumlah besar. Padahal, makan dalam porsi besar sekaligus bisa membebani pencernaan dan meningkatkan kadar lemak dalam darah secara drastis.
Sebaiknya, tetap atur porsi makanan seperti biasa. Ambil sedikit dari setiap hidangan dan beri jeda sebelum menambah porsi. Dengan cara ini, tubuh punya waktu untuk mengenali rasa kenyang sehingga kita tidak makan berlebihan. Jika ingin mencoba semua menu, ambil dalam porsi kecil, lalu tunggu 10-15 menit sebelum menambah.
Contohnya, jika biasanya satu porsi opor ayam terdiri dari dua potong ayam, coba ambil satu potong saja. Padukan dengan lebih banyak sayur seperti lalapan atau acar. Dengan begitu, kita tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa khawatir makan berlebihan.
2. Pilih Bagian Daging yang Lebih Sehat
Lebaran tanpa daging rasanya kurang lengkap. Namun, cara kita memilih bagian daging bisa berpengaruh besar pada kesehatan. Daging berlemak, seperti paha ayam dengan kulit atau daging sapi berlemak, bisa meningkatkan kadar kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.
Sebaiknya pilih bagian yang lebih sehat, seperti dada ayam tanpa kulit atau daging sapi tanpa lemak. Jika memasak sendiri, buang lemak berlebih sebelum mengolah daging. Cara memasak juga berpengaruh, hindari menggoreng dan lebih baik memilih metode merebus, mengukus atau memanggang.
Contohnya, jika biasanya Anda memasak rendang dengan santan kental dan daging berlemak, coba gunakan daging tanpa lemak dan kurangi jumlah santan. Alternatif lain, ganti sebagian santan dengan susu rendah lemak agar lebih sehat tanpa mengurangi rasa gurihnya.
3. Kurangi Santan, Tambah Rempah-rempah
Santan adalah bahan utama dalam banyak hidangan Lebaran, tetapi terlalu banyak santan bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat. Untungnya, ada cara untuk tetap menikmati makanan bersantan dengan lebih sehat.
Cobalah mengurangi santan atau menggantinya dengan alternatif yang lebih ringan, seperti santan encer atau susu rendah lemak. Tambahkan lebih banyak rempah-rempah untuk tetap mendapatkan rasa gurih tanpa perlu terlalu banyak santan.
Misalnya, jika memasak gulai, kurangi santan kental dan tambahkan kunyit, jahe, dan kemiri agar tetap kaya rasa. Begitu juga dengan opor, yang tetap lezat meski santannya dikurangi dan diganti dengan susu rendah lemak atau santan encer.
4. Batasi Kue Kering dan Makanan Manis
Kue nastar, kastengel, dan putri salju memang menggoda. Namun, makanan ini kaya akan gula dan lemak yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan peningkatan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.
Sumber: halodoc