1 tahun disway

Ramadan Digital Detox: Saatnya Mengistirahatkan Jari dan Menyejukkan Hati

Ramadan Digital Detox: Saatnya Mengistirahatkan Jari dan Menyejukkan Hati

Digital detox saat Ramadan agar fokus beribadah dan menjaga kesucian hati--Pinterest

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Bulan Ramadan sering dimaknai sebagai momen untuk menahan diri dari lapar dan haus. Namun, di era konektivitas tanpa batas seperti sekarang, ada satu bentuk godaan lain yang tak kalah besar pengaruhnya, yaitu distraksi digital.

Fenomena scrolling tanpa henti di media sosial sering kali membuat waktu terbuang percuma, bahkan tanpa sadar mengurangi kualitas ibadah.

Inilah yang melatarbelakangi munculnya tren Ramadan Digital Detox, sebuah gerakan untuk membatasi penggunaan gawai demi mendapatkan ketenangan batin yang lebih maksimal.

BACA JUGA:Sah, Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI!

BACA JUGA:Wali Kota Batu Ajukan Spek Tinggi untuk Sosok Sekda Definitif

Melakukan detoks digital pada bulan puasa bukan berarti memutus komunikasi sepenuhnya, namun mengatur ulang hubungan dengan teknologi. Tujuannya adalah agar perhatian tidak terus-menerus terbagi oleh notifikasi yang sering kali tidak mendesak.

Dengan mengurangi durasi menatap layar, seseorang akan memiliki ruang lebih luas untuk melakukan refleksi diri, membaca kitab suci. Atau, sekadar menikmati kebersamaan yang lebih nyata dengan keluarga saat waktu berbuka tiba.


Ramadan saatnya memperbaiki diri dengan mengurangi screen time dan memperbanyak ibadah--Pinterest

Langkah Praktis Memulai Detoks Digital

Memulai langkah ini bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, seperti menonaktifkan notifikasi aplikasi yang dianggap paling menyita waktu. Pengaturan waktu layar (screen time) juga bisa menjadi indikator yang efektif untuk mengontrol diri.

BACA JUGA:Gemparkan Jagat Maya, Rapper Central Cee Umumkan Dirinya Mualaf dan Telah Bersyahadat

BACA JUGA:Tiket Kereta Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Dijual, Catat Jadwal Lengkap dan Aturan Pembatalannya

Misalnya, menetapkan aturan untuk tidak menyentuh ponsel satu jam sebelum waktu berbuka dan setelah makan sahur.

Waktu-waktu krusial tersebut dapat dialihkan untuk memperbanyak doa atau berinteraksi secara langsung dengan orang-orang di sekitar tanpa gangguan layar.

Sumber: berbagai sumber