Vitamin dan senyawa antioksidan dalam buah naga dapat menjadi bagian dari asupan gizi yang mendukung kesehatan kulit. Vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen, protein yang membantu menjaga struktur kulit.
Namun, belum cukup bukti klinis untuk memastikan bahwa mengonsumsi buah naga secara khusus dapat membuat kulit lebih cerah, menghilangkan kerutan, atau melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.
Untuk menjaga kesehatan kulit, konsumsi makanan bergizi seimbang, cukup minum, gunakan pelindung matahari, dan lakukan perawatan kulit sesuai kebutuhan.
9. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Serat dan senyawa antioksidan dalam buah naga berpotensi mendukung kesehatan jantung sebagai bagian dari pola makan seimbang. Serat pangan juga dapat membantu pengelolaan kadar kolesterol dalam konteks pola makan secara keseluruhan.
Meski demikian, belum cukup bukti untuk menyatakan bahwa buah naga secara langsung membersihkan plak pada pembuluh darah atau menurunkan kolesterol jahat secara signifikan.
BACA JUGA:7 Manfaat Tomat untuk Kesehatan, Kaya Likopen dan Baik untuk Jantung hingga Mata
Untuk menjaga kesehatan jantung, batasi lemak trans, perhatikan asupan lemak jenuh, rutin beraktivitas fisik, dan periksakan tekanan darah serta kadar kolesterol sesuai kebutuhan.
10. Membantu Mengatasi Sembelit, Termasuk pada Ibu Hamil
Kandungan serat dalam buah naga dapat membantu memperlancar buang air besar dan mengurangi risiko sembelit. Manfaat ini dapat dirasakan jika buah naga dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan kaya serat dan disertai asupan cairan yang cukup.
Sembelit cukup sering dialami ibu hamil karena perubahan hormon dan tekanan rahim pada saluran pencernaan. Buah naga dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk membantu memenuhi kebutuhan serat selama kehamilan.
Meski demikian, ibu hamil perlu menjaga pola makan yang beragam. Jika sembelit berlangsung lama, disertai nyeri hebat, perdarahan, atau keluhan lain, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
11. Berpotensi Mendukung Pengelolaan Peradangan
Buah naga mengandung senyawa antioksidan yang dalam penelitian laboratorium menunjukkan potensi aktivitas anti-inflamasi atau antiperadangan. Namun, hasil penelitian tersebut belum cukup untuk memastikan efek yang sama pada manusia setelah mengonsumsi buah naga.
BACA JUGA: Hari Jadi Jatim ke-81, Trans Jatim Malang Raya Gratis 12 Oktober 2026 Hari Ini
Karena itu, buah naga tidak dapat dianggap sebagai obat untuk radang sendi atau penyakit peradangan lainnya. Orang yang mengalami nyeri, pembengkakan, atau kekakuan sendi perlu memperoleh pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.