2 tahun Disway Malang

El Niño hingga Awal 2027, Indonesia Diproyeksikan Hadapi 19.300 Kematian Akibat Panas

El Niño hingga Awal 2027, Indonesia Diproyeksikan Hadapi 19.300 Kematian Akibat Panas

Ilustrasi--

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Fenomena El Niño 2026 masih menjadi perhatian. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut El Niño saat ini berada pada kategori sangat kuat.

BMKG memprediksi kondisi El Niño bertahan hingga awal 2027. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan suhu panas. Fenomena ini juga memengaruhi pola hujan dan meningkatkan risiko kekeringan di Indonesia.

Riset terbaru Climate Impact Lab dari University of Chicago memberikan gambaran lain. El Niño sangat kuat ini diproyeksikan meningkatkan suhu daratan global sekitar 1,2°C di atas kondisi normal dalam beberapa bulan mendatang.

Jumlah hari dengan suhu sangat panas juga diperkirakan meningkat 44 persen dibandingkan tahun normal.

451 Ribu Kematian Diproyeksikan

Climate Impact Lab memperkirakan panas tambahan akibat El Niño dapat menyebabkan sekitar 451.000 kematian tambahan secara global pada periode Juni 2026 hingga Februari 2027.

Angka tersebut merupakan proyeksi kematian akibat panas yang melebihi jumlah kematian pada kondisi tahun normal. Jadi, bukan angka kematian yang sudah terjadi saat ini.

Para peneliti menggunakan hubungan antara suhu dan kematian berlebih di 24.378 wilayah. Data tersebut kemudian dipadukan dengan prakiraan suhu jangka panjang.

Perhitungan menggunakan periode 1996-2025 sebagai kondisi normal. Karena itu, angka 451.000 merupakan hasil pemodelan risiko. Bukan pencatatan korban secara langsung.

Dampak panas juga diperkirakan tidak berhenti pada Februari 2027. Climate Impact Lab memperkirakan suhu yang tidak normal dapat bertahan hingga pertengahan 2027. Dengan demikian, angka kematian yang diproyeksikan juga berpotensi bertambah.

Indonesia Diproyeksikan 19.300 Kematian Tambahan

Indonesia termasuk negara yang diperkirakan terdampak besar. Climate Impact Lab memproyeksikan sekitar 19.300 kematian tambahan akibat panas di Indonesia dalam periode yang dikaji.

Angka ini menempatkan Indonesia di antara negara dengan proyeksi dampak terbesar. Nigeria diperkirakan mengalami sekitar 31.400 kematian tambahan. Sudan sekitar 17.500. India sekitar 15.800. Brasil sekitar 13.300.

Khusus Indonesia, angka 19.300 tersebut juga perlu dibaca secara hati-hati. Ini bukan berarti 19.300 orang telah meninggal akibat El Niño.

Sumber:

Berita Terkait