13 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Senin 12-10-2026,09:37 WIB
Reporter : Muhammad Sholeh
Editor : Mohammad Khakim

Buah naga mengandung serat yang membantu menjaga keteraturan buang air besar. Serat juga dapat mendukung kesehatan mikrobiota usus, yaitu kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan.

Konsumsi buah naga sebagai bagian dari pola makan kaya serat dapat membantu mengurangi risiko sembelit. Namun, kebutuhan cairan, aktivitas fisik, dan asupan serat dari makanan lain juga berpengaruh terhadap kelancaran pencernaan.

5. Mendukung Daya Tahan Tubuh

Buah naga mengandung vitamin dan senyawa antioksidan yang membantu mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Asupan gizi yang cukup merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kemampuan tubuh menghadapi infeksi.

Meski demikian, belum cukup bukti untuk menyatakan bahwa mengonsumsi buah naga secara khusus dapat melawan virus influenza atau herpes. Buah naga juga tidak menggantikan vaksinasi, obat, atau perawatan medis yang diperlukan.

BACA JUGA:Tips Makan Buah untuk Diet: Pilih Buah Utuh, Batasi Jus dan Perhatikan Porsi

6. Menjadi Pilihan Buah untuk MPASI

Buah naga dapat menjadi salah satu pilihan buah dalam menu makanan pendamping ASI (MPASI). Teksturnya yang lembut ketika matang membuatnya relatif mudah dihaluskan sesuai kemampuan makan bayi.

Buah naga menyediakan serat dan sejumlah zat gizi, tetapi bukan sumber utama seluruh nutrisi yang dibutuhkan bayi. MPASI tetap harus beragam dan mencakup sumber protein hewani, lemak, serta zat besi yang memadai sesuai usia dan kebutuhan anak.

Saat memperkenalkan buah naga, berikan dalam tekstur yang sesuai dan perhatikan kemungkinan reaksi yang tidak biasa. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika terdapat kekhawatiran mengenai pola makan atau pertumbuhan bayi.

7. Mendukung Pembentukan Sel Darah Merah

Buah naga mengandung zat besi, meskipun jumlahnya tidak terlalu tinggi. Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen.

Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi non-heme, yaitu zat besi yang berasal dari pangan nabati. Namun, buah naga saja tidak cukup untuk mencegah atau mengatasi anemia. Sumber zat besi lain, seperti daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan, tetap penting dalam pola makan sehari-hari.

BACA JUGA:10 Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Antosianin

Jika mengalami gejala seperti mudah lelah, pusing, atau pucat yang berkepanjangan, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

8. Mendukung Kesehatan Kulit

Kategori :