25 Februari Diperingati sebagai Hari Keheningan, Simak Sejarah dan Manfaatnya

Rabu 25-02-2026,10:04 WIB
Reporter : Alysia Devi Rahma Putri
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Di tengah dunia yang rasanya tidak pernah berhenti berbunyi, mulai dari suara klakson di jalanan sampai notifikasi smartphone yang terus bermunculan, ternyata ada satu hari khusus untuk merayakan kesunyian.

Tanggal 25 Februari diperingati sebagai Hari Keheningan Sedunia atau World Quiet Day. Peringatan ini mengajak kita semua untuk sejenak mengecilkan volume dunia dan menikmati keheningan demi kesehatan pikiran.

Ide di balik Hari Keheningan ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu memberikan ruang bagi telinga dan otak kita untuk beristirahat. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kebisingan yang terus-menerus bisa meningkatkan level stres dan membuat kita sulit fokus.

BACA JUGA:'Scream 7' Tayang 25 Februari, Sinopsis: Ghostface Kini Meneror Anak Sidney Prescott

Sejarah Hari Keheningan

Peringatan World Quiet Day setiap tanggal 25 Februari sebenarnya berawal dari sebuah gerakan kesadaran kesehatan mental dan lingkungan di Inggris.

Gerakan ini dipelopori oleh para pakar kesehatan dan aktivis ketenangan yang merasa bahwa manusia modern mulai kehilangan kemampuan untuk "mendengar diri sendiri" akibat paparan polusi suara yang berlebihan.

Sejarahnya bermula dari kampanye untuk mengurangi kebisingan di ruang publik agar masyarakat bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Para inisiator hari ini melihat bahwa sejak revolusi industri dan berkembangnya teknologi digital, tingkat kebisingan dunia meningkat secara drastis.

BACA JUGA:Jackie Chan Tersesat di Suku Primitif, Sinopsis ‘Panda Plan: The Magical Tribel’ Tayang 25 Februari

Mereka kemudian menetapkan satu hari khusus di bulan Februari sebagai momen refleksi global agar orang-orang mau mematikan mesin, mengecilkan suara, dan memberikan waktu bagi pikiran untuk beristirahat dalam kesunyian.

Pilihan tanggal 25 Februari sendiri memiliki filosofi sebagai masa transisi. Setelah melewati hiruk-pikuk awal tahun dan perayaan bulan kasih sayang, akhir Februari dianggap sebagai waktu yang paling pas untuk mengambil jeda sejenak sebelum memasuki bulan-bulan sibuk berikutnya.

Gerakan ini akhirnya meluas ke berbagai negara dan diperingati oleh berbagai komunitas untuk mempromosikan manfaat meditasi serta ketenangan batin.

BACA JUGA:Poster Perdana 'Spider-Man: Brand New Day' Dirilis, Hulk hingga Punisher Muncul Bersama Tom Holland

9 Fakta Unik Tentang Keheningan

1. Menumbuhkan Sel Otak

Kategori :