1 tahun disway

Kartini Power Run 2026 Mengangkat Potensi Wisata Kota Batu

Kartini Power Run 2026 Mengangkat Potensi Wisata Kota Batu

Acara Talk Show dalam Kartini Power Run 2026, --

BATU, DISWAYMALANG.ID–Dalam rangka merayakan semangat perjuangan Kartini pada masa kini, acara "Kartini Power Run 2026" resmi digelar Minggu (12/4/2026), dengan meriah di Kota Batu. Mengusung tema "Strong Women Social Media", acara ini menekankan pentingnya kesehatan fisik, mental, serta kapasitas diri perempuan dalam menghadapi tantangan zaman, terutama pad era digitalisasi.

Salah satu poin utama yang disampaikan oleh Ketua Perwosi Kota Batu Ridha Heli Suyanto dalam sambutannya pada acara itu adalah bagaimana perempuan, terutama para ibu, berperan penting dalam mengedukasi keluarga mengenai penggunaan teknologi.

Di tengah kepungan media digital, kata Ridha, perempuan dituntut memiliki literasi digital yang mumpuni agar bisa memberikan batasan yang tepat bagi anak-anak serta mengajarkan pentingnya aktivitas fisik dan sosialisasi nyata.

BACA JUGA:Kartini Power Run Menjadi Fun Run Pertama di Kota Batu dengan Peserta Perempuan

Ridha mengatakan, kegiatan lari sejauh 5 km itu menjadi simbol ketangguhan fisik dan mental. Melalui olahraga, perempuan didorong untuk meningkatkan kepercayaan diri, sportivitas, dan solidaritas.

Kondisi fisik yang bugar, lanjut dia, diyakini akan mempengaruhi pola pikir yang positif. Sehingga perempuan dapat berkontribusi lebih maksimal bagi keluarga, masyarakat, hingga bangsa.

Ridha juga menekankan bahwa perempuan saat ini harus berani bermimpi dan mengambil peran strategis di berbagai bidang, baik politik, ekonomi, maupun sosial. Namun, ia juga mengingatkan agar perempuan tetap menjaga keseimbangan peran dalam keluarga dan menghormati nilai-nilai keharmonisan rumah tangga.

BACA JUGA:Peserta Kartini Fun Run dari Luar Kota Mulai Berdatangan, Ambil Race Pack Dulu, Jalan-Jalan Kemudian

Selain menjadi ajang pemberdayaan, Kartini Power Run 2026 juga menjadi sarana untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya Kota Batu. Para peserta disuguhi pemandangan pegunungan yang asri selama lintasan lari.

"Kota Batu mempunyai 24 desa dan kelurahan dengan kawasan Sumber Brantas yang tertinggi, hingga Dadaprejo. Event ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik serta mendongkrak pendapatan UMKM lokal," ungkapnya.

​Acara ini terselenggara atas kerja sama antara Perwosi dengan Harian Disway dan dan Disway Malang. Juga, berkat dukungan berbagai sponsor seperti Stimuno, Diabetasol, Pertamina, MS Glow, dan banyak mitra lainnya yang memiliki visi serupa dalam mendukung kemajuan perempuan Indonesia.

BACA JUGA:Cak Nur Dorong Pejabat Internal Pemkot Batu Unjuk Kemampuan di Seleksi Terbuka Sekda

​"Gelap adalah keterbatasan dan hambatan, sedangkan terang adalah kesempatan (mengaku ke Habis Gelap Terbitlah Teranga karya Kartini, red). Melalui kerja keras dan pendidikan, mari kita hidupkan semangat Kartini dalam aksi nyata," tutup Ridha dalam sambutannya.

Usai fun run, digelar talk show di Balai Kota Among Tani. Diikuti oleh 245 peserta dan menghadirkan narasumber para tokoh perempuan. Mereka antara lain Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana MSi (rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), lalu Dr Ir Ira Puspadewi MDM (Mantan Dirut ASDP, Dirut Sarinah, dan direktur GAP Inc), serta wanita pengusaha Mulyani Hadiwijaya (founder Dea Bakery).

Bertindak sebagai host acara talk show tersebut tokoh pers nasional, mantan Menteri BUMN sekaligus founder Disway Dahlan Iskan. Karena ada keperluan, Dahlan memimpin talk show tidak sampai akhir, dan diteruskan oleh Ridha Heli Suyanto, ketua Perwosi Kota Batu yang juga istri Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.  

Sumber: