Ramadan Digital Detox: Saatnya Mengistirahatkan Jari dan Menyejukkan Hati

Senin 09-02-2026,19:45 WIB
Reporter : Alysia Devi Rahma Putri
Editor : Mohammad Khakim

BACA JUGA:Wali Kota Batu Segera Bentuk Pansel Sekda

BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah Menyasar 57 Kelurahan selama Ramadan di Kota Malang

Hal ini sejalan dengan esensi puasa, yaitu menjaga pandangan dan pendengaran dari hal-hal yang kurang bermanfaat, sehingga pikiran tetap jernih dan fokus pada tujuan utama bulan suci.

Manfaat Bagi Kesehatan Mental dan Kualitas Ibadah

Secara psikologis, memberikan jarak dari dunia maya dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Tanpa sadar, paparan informasi yang berlebihan sering kali membuat pikiran terasa lelah.

Dengan melakukan detoks digital, kualitas tidur juga cenderung membaik, yang sangat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Tubuh akan terasa lebih segar saat bangun untuk sahur karena pikiran tidak dibebani oleh aktivitas digital hingga larut malam.

BACA JUGA:Lahan Sawah Dilindungi di Kota Malang Tak Sesuai Data Riil, Pemkot Siapkan Revisi RTRW

BACA JUGA:Menkes Usul Reaktivasi Otomatis 120.000 Peserta Katastropik PBI, Kasihan Pasien Cuci Darah Bisa Tak Tertolong

Ramadan Digital Detox adalah sebuah investasi untuk kualitas spiritual yang lebih baik. Ketika jari berhenti menyentuh layar, hati memiliki kesempatan lebih besar untuk menyentuh nilai-nilai ketenangan dan kesabaran.

Menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk puasa digital akan memberikan pengalaman spiritual yang jauh lebih mendalam, meninggalkan kenangan yang lebih membekas daripada sekadar deretan konten di linimasa.

Kategori :