1 tahun disway

10 Februari Hari Kacang-kacangan Sedunia, 9 Daftar Kacang dan Manfaatnya untuk Tubuh

10 Februari Hari Kacang-kacangan Sedunia, 9 Daftar Kacang dan Manfaatnya untuk Tubuh

10 Februari diperingati sebagai hari kacang-kacangan sedunia--Pinterest

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Tepat pada tanggal 10 Februari, masyarakat dunia memperingati Hari Kacang-kacangan Sedunia (World Pulses Day). Momen ini bukan sekadar perayaan kuliner, melainkan bentuk pengakuan global terhadap pentingnya biji-bijian kering sebagai sumber nutrisi yang berkelanjutan.

Meskipun sering dianggap sederhana, kacang-kacangan memiliki peran krusial dalam sejarah peradaban manusia sebagai bahan pangan utama yang kaya akan protein. Mampu menjaga kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen secara alami.

Sejarah penetapan hari ini bermula dari inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menetapkan tahun 2016 sebagai Tahun Kacang-kacangan Internasional. Keberhasilan kampanye tersebut kemudian mendorong Burkina Faso untuk mengusulkan adanya peringatan tahunan.

BACA JUGA:Semua Kecamatan di Malang Raya Diprediksi Hujan Ringan 10 Februari 2026, Kecuali Bumiaji di Batu Udara Kabur

Hingga akhirnya, pada tahun 2019, Hari Kacang-Kacangan Sedunia secara resmi dirayakan untuk pertama kalinya. Tujuannya adalah untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai peran vital kacang-kacangan dalam menjaga ketahanan pangan serta mempromosikan pola makan sehat yang ramah lingkungan.

Dalam klasifikasinya, terdapat perbedaan antara kacang sejati (nut) yang memiliki cangkang keras tidak pecah saat matang, dengan golongan legum (legume) yang tumbuh di dalam kantong benih. Berikut adalah sembilan jenis kacang-kacangan beserta manfaat unggulannya bagi kesehatan tubuh:

1. Kacang Tanah: Pendukung Diet Sehat

BACA JUGA:JMSI Jatim Hadiri Rangkaian HUT ke-6 JMSI, Bahas Isu Strategis Media Siber

Dikenal luas di Indonesia sebagai camilan rebus atau goreng, kacang tanah sebenarnya kaya akan lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, protein, dan vitamin B. Kandungan nutrisi ini sangat efektif dalam mendukung pola diet sehat dan dapat diolah menjadi berbagai produk seperti selai hingga minyak nabati.

2. Kacang Mete: Penangkal Penyakit Kronis

Berasal dari tanaman jambu monyet, kacang mete merupakan sumber antioksidan yang kuat. Mengonsumsi kacang ini secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis. Selain rasanya yang gurih saat dimakan langsung, mete juga kerap menjadi bahan utama dalam berbagai masakan kelas atas.

BACA JUGA:Ramadan Digital Detox: Saatnya Mengistirahatkan Jari dan Menyejukkan Hati

3. Kacang Kenari: Penjaga Kesehatan Jantung

Kacang kenari memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi. Nutrisi ini berperan penting dalam membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kenari sangat populer diolah menjadi bahan kue kering maupun campuran smoothie yang menyehatkan.

4. Kacang Macadamia: Pencegah Kenaikan Berat Badan

Kacang asal Australia ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang unik, yaitu asam palmitoleat. Kandungan tersebut dikenal bermanfaat untuk mencegah peningkatan berat badan yang berlebih. Di luar negeri, macadamia sering dinikmati sebagai camilan premium atau digunakan sebagai garnish estetik pada hidangan penutup.

BACA JUGA:Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Anugerah Kebudayaan PWI Pusat di HPN 2026

5. Kacang Kedelai: Sumber Isoflavon yang Serbaguna

Kedelai merupakan bahan dasar pangan lokal yang sangat populer seperti tempe, tahu, dan susu kedelai. Keunggulannya terletak pada kandungan isoflavon yang mampu menurunkan risiko kanker, mengontrol tekanan darah, serta efektif dalam mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis.

6. Pistachio: Pelindung Sel Tubuh

Sumber: berbagai sumber