Batu Jangan Hanya Mengejar Ramai, Belajarlah Menjual Nilai dari Como 1907

Kamis 17-09-2026,09:46 WIB
Reporter : Rudy Rinanto Rachmat*
Editor : Mohammad Khakim

Inilah cara berpikir yang menarik.

Como melihat sepak bola sebagai bagian dari ekosistem. Bukan satu-satunya produk.

Danau bukan sekadar latar belakang.

Kota bukan sekadar lokasi stadion.

Fashion bukan sekadar merchandise.

Hotel bukan sekadar tempat tidur.

Semuanya disusun menjadi pengalaman yang saling menguatkan.

Batu Sudah Memiliki Banyak Modal

Kalau gagasan itu dibawa ke Batu, sebenarnya modalnya sudah tersedia.

Batu punya hotel.

Punya restoran.

Punya destinasi keluarga.

Punya desa wisata.

Punya kebun apel.

Punya petani.

Punya UMKM.

Punya pasar oleh-oleh.

Kategori :