Jangan Sampai Bikin Orang Ilfeel! Ini 9 Etika Silaturahmi Lebaran:

Jangan Sampai Bikin Orang Ilfeel! Ini 9 Etika Silaturahmi Lebaran:

-pinterest-

Kalau memang ingin datang dengan keluarga besar, sebaiknya informasikan dulu ke tuan rumah. Setidaknya, mereka bisa bersiap lebih awal dan tidak merasa terbebani.

7. Perhatikan Anak-Anak Saat Bertamu

Kalau datang dengan anak-anak kecil, pastikan mereka tetap sopan dan tidak mengganggu. Jangan biarkan mereka berlarian di dalam rumah, menyentuh barang-barang berharga, atau mengacak-acak makanan.

Anak-anak memang wajar aktif dan ingin eksplorasi, tapi sebagai orang tua / kakak, tugas kita adalah mengawasi mereka. Jangan sampai anak-anak kecil bikin kekacauan sementara kita asyik ngobrol tanpa peduli.

8. Jangan Langsung Pergi Setelah Makan

Bertamu bukan hanya soal datang, makan, lalu pergi. Luangkan waktu untuk ngobrol dengan tuan rumah, tanyakan kabar mereka, dan tunjukkan ketertarikan terhadap kehidupan mereka.

Kalau terlalu buru-buru pergi setelah makan, bisa terlihat seperti hanya datang untuk menikmati hidangan. Jadi, meskipun sibuk, luangkan waktu minimal 10-15 menit setelah makan untuk berbincang

9. Ucapkan Terima Kasih Sebelum Pergi

Sederhana tapi penting. Sebelum meninggalkan rumah tuan rumah, jangan lupa ucapkan terima kasih atas sambutan dan hidangan yang telah disediakan. Bisa juga dengan mengirim pesan setelah pulang sebagai bentuk apresiasi.

Menghargai usaha tuan rumah akan meninggalkan kesan baik dan menjaga hubungan tetap hangat untuk Lebaran berikutnya.

 

Silaturahmi yang berkesan, bukan bikin tegang! Lebaran adalah momen penuh kebersamaan dan kegembiraan. Dengan memperhatikan etika silaturahmi, kita bisa memastikan bahwa momen ini benar-benar menyenangkan bagi semua pihak. Jangan sampai niat baik untuk bersilaturahmi malah bikin orang lain tidak nyaman.

Jadi, sudah siap keliling silaturahmi dengan penuh sopan santun?

Sumber: arina id