"Sini Uang Kamu, Mama Simpen Dulu", Strategi Negosiasi THR Tetap di Tangan dan Dapat Digunakan dengan Bijak!

--
Salah satu trik negosiasi paling efektif adalah membuat orang tua merasa dilibatkan dalam keputusan penggunaan uang.
Tanya pendapat mereka tentang cara terbaik mengelola THR. "Menurut Ayah, lebih baik aku pakai uang ini buat apa?" Dengan bertanya seperti ini, mereka akan merasa dihargai dan lebih terbuka untuk kompromi.
7. Manfaatkan Momen Baik untuk Negosiasi
Timing adalah segalanya. Jangan pernah meminta kembali THR saat orang tua sedang sibuk atau capek setelah Lebaran. Pilih waktu yang santai dan menyenangkan untuk berdiskusi.
Misalnya, saat keluarga sedang berkumpul dalam suasana bahagia, coba sisipkan pembicaraan tentang THR. "Bu, tahun ini aku mau coba lebih disiplin ngelola uang. Boleh nggak kalau aku yang simpan THR sendiri?"
8. Gunakan Pendekatan "Tanggung Jawab Bertahap"
Jika orang tua masih ragu, tawarkan sistem tanggung jawab bertahap.
Misalnya, "Gimana kalau aku coba pegang setengah dulu? Kalau aku bisa ngelola dengan baik, sisanya aku kelola juga." Dengan pendekatan ini, orang tua akan merasa lebih nyaman karena bisa melihat perkembangan manajemen keuanganmu sebelum menyerahkan seluruh THR.
9. Terapkan Trik Negosiasi Win-Win
Dalam negosiasi, selalu cari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Jika orang tua tetap ingin menyimpan uangmu, tawarkan kompromi yang tetap menguntungkan dirimu.
Misalnya, "Oke, kalau Bunda tetap mau simpan, boleh nggak kalau aku dapet 'uang jajan mingguan' dari THR ini?" Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati uangmu tanpa harus kehilangan semuanya sekaligus.
Negosiasi THR dengan orang tua memang butuh strategi dan kesabaran. Kuncinya adalah menunjukkan bahwa kamu bisa bertanggung jawab, memiliki rencana yang jelas, dan tetap menghormati keputusan mereka.
Dengan pendekatan yang tepat, bukan tidak mungkin tahun ini kamu bisa menikmati THR sepenuhnya tanpa harus mendengar kalimat,"Sini uang kamu, mama simpen dulu."
Selamat mencoba, dan semoga sukses dalam negosiasi!
Sumber: kredivo