1 tahun disway

9 Tips Efektif Memanfaatkan Bulan Ramadan untuk Menghilangkan Lemak

9 Tips Efektif Memanfaatkan Bulan Ramadan untuk Menghilangkan Lemak

-pinterest-

MALANG, DISWAYMALANG.ID -- Bulan Ramadan bukan hanya waktu untuk memperkuat spiritualitas. Tetapi juga bisa jadi momen yang tepat untuk memulai gaya hidup sehat.

Banyak orang berharap puasa bisa menjadi jalan pintas untuk menurunkan berat badan. Tetapi tanpa cara yang benar, berat badan justru bisa naik. 

1. Timbang Berat Badan Sebelum dan Sesudah Ramadan

Sebelum memulai perjalanan menurunkan berat badan di bulan puasa, penting untuk mengetahui titik awalnya. Timbang berat badan sebelum Ramadan, lalu catat hasilnya. Jangan hanya berpatokan pada angka di timbangan, tapi juga perhatikan komposisi tubuh. Bisa jadi berat badan turun, tetapi yang hilang justru massa otot, bukan lemak. Itu sebabnya, selain menimbang berat badan, sebaiknya ukur juga lingkar perut, paha, dan lengan.

Setelah sebulan berpuasa, lakukan penimbangan ulang. Apakah angka di timbangan turun? Apakah tubuh terasa lebih ringan dan sehat? Pemantauan ini penting untuk mengetahui apakah strategi yang diterapkan sudah efektif atau masih perlu diperbaiki. Menurunkan berat badan bukan hanya soal angka, tapi bagaimana tubuh tetap bugar dan kuat.

2. Pahami Metabolisme Tubuh

Setiap orang memiliki sistem metabolisme yang berbeda. Ada yang makannya sedikit tapi tetap gemuk, ada juga yang makannya banyak tapi tetap kurus. Metabolisme adalah kunci. Saat berpuasa, metabolisme bisa melambat karena tubuh menyesuaikan diri dengan pola makan yang berubah. Itu sebabnya, strategi diet dan olahraga perlu disesuaikan dengan ritme metabolisme masing-masing.

Salah satu cara mengoptimalkan metabolisme adalah dengan tetap aktif. Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Bergeraklah meskipun sekadar berjalan kaki atau melakukan latihan ringan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi juga harus mendukung metabolisme, bukan justru membuatnya semakin lambat.

3. Hindari Karbohidrat saat Sahur

Banyak orang berpikir kalau makan nasi banyak saat sahur akan membuat mereka kenyang lebih lama. Nyatanya, yang terjadi justru sebaliknya. Karbohidrat sederhana seperti nasi putih, mie, atau roti putih bisa membuat gula darah naik drastis, lalu turun dengan cepat, menyebabkan rasa lapar lebih cepat datang.

Sebagai gantinya, konsumsi makanan tinggi protein dan lemak sehat. Telur, ayam, ikan, serta kacang-kacangan bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Makanan ini dicerna lebih lambat, memberikan rasa kenyang lebih lama, dan membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

BACA JUGA:Tips Sahur Praktis: Hemat Waktu, Energi dan Tetap Lezat

4. Tetap Berolahraga

Banyak yang takut olahraga saat puasa karena khawatir lemas. Padahal, jika dilakukan di waktu yang tepat, olahraga justru bisa membantu membakar lemak lebih efektif. Waktu terbaik untuk berolahraga adalah sekitar 30-60 menit sebelum berbuka. Saat itu, cadangan glikogen dalam tubuh sudah hampir habis, sehingga tubuh lebih mudah membakar lemak sebagai sumber energi.

Sumber: dunia ade rai youtube