Macet hanya Jakarta? Itu yang paling ramai jadi perbincangan di media, maupun media sosial. Faktanya, kota yang dikenal dengan kemacetannya tidak hanya di ibu kota negara yang sedang dirancang tidak lagi menjadi ibu kota negara itu. Banyak kota lain di Indonesia yang memiliki kawasan-kawasan yang dikenal sebagai kawasan macet dengan kondisi: sudah bertahun-tahun tidak ada perubahan alias macet forever. Salah satunya, kota kita tercinta: Malang.
Berdasarkan hasil riset sebuah lembaga internasional mengenai riset lalu lintas, yaitu Global Traffic Scorecard, Malang ada di peringkat empat dari lima kota di Indonesia dengan lalu lintas yang masuk katagori macet parah. Ada beberapa titik kemacetan di Kota Malang yang hingga saat ini masih belum teratasi. Beberapa titik tersebut di antaranya, Simpang MCC (Jalan Achmad Yani), Simpang Universitas Brawijaya, Simpang Dinoyo dan Simpang Jembatan Tunggulmas. Satu lagi, kawasan macet di Kota Malang yang tergolong "legendaris" tentu saja Jalan Bandung. Jalan Bandung menjadi titik kemacetan yang dikeluhkan banyak pengendara, terutama pada jam-jam sibuk. Keberadaan beberapa sekolah seperti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Malang, Taman Kanak-Kanak (TK) Restu 1, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) )1, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN 1). Selain itu juga merupakan kawasan kuliner dengan banyaknya kafe maupun tempat makan di sana. Karenanya, tidak heran jika sering terjadi kemacetan. Kemacetan di jalan ini sering terjadi utamanya pada pagi hari. Yaitu, saat para orang tua mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Lalu, kembali macet di siang atau sore hari, saat jam pulang sekolah. Kemacetan terjadi, karena warga yang sedang antarjemput anak sekolah itu, sering didapati memarkir kendaraan dengan tidak mematuhi ketentuan yang berlaku. Biasanya, parkir itu di kiri jalan. Namun, saat jam antarjemput itu, kendaraan terlihat dipakir berjejer-jejer di kiri maupun kanan jalan. Jumlah kendaraan yang dipakir dengan cara demikian, cukup banyak. Hal itu menjadikan ruas Jalan Bandung yang bisa dilewati menyempit. Dampak selanjutnya, terjadi kemacetan. Berdasarkan keterangan warga, Dinas Perhubungan Kota Malang pernah menghimbau para orang tua siswa untuk memarkir kendaraannya di Jalan Bogor dan Jalan Jakarta guna mengurangi kemacetan. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Hingga kini masih banyak kendaraan yang parkir sembarangan. Akibatnya, kemacetan di Jalan Badung, berlanjut, hingga bertahun-tahun tidak terselesaikan. (*)Macet Kok Dipiara! Itu yang Terjadi di Jalan Bandung Bertahun-tahun
Jumat 06-09-2024,17:15 WIB
Reporter : Ludea
Editor : Agung Pamujo
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 02-09-2026,18:25 WIB
Li-Ning China Masters 2026: 4 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar, Ada Jonathan Christie
Rabu 02-09-2026,18:00 WIB
BRI Super League 2026-2027: 18 Tim Siap Bertarung, Ada Klub Ganti Nama hingga Homebase
Rabu 02-09-2026,18:10 WIB
Isen Mulang Kalteng FC, Klub Baru yang Melaju dari Liga 3 ke Super League dalam 4 Tahun
Rabu 02-09-2026,19:18 WIB
Keracunan MBG Sidoarjo, Korban Bertambah Jadi 566 Orang, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Rabu 02-09-2026,18:05 WIB
BRI Super League 2026-2027 Punya 18 Peserta, Ada Java United dan Isen Mulang
Terkini
Kamis 03-09-2026,17:55 WIB
Tak Perlu Beli yang Baru, 10 HP Samsung Flagship Murah 2026 Ini Masih Sangat Layak Diburu
Kamis 03-09-2026,17:50 WIB
10 Samsung Galaxy S Series Turun Harga 2026, Flagship Premium Kini Mulai Rp7 Jutaan
Kamis 03-09-2026,17:45 WIB
Chery Tiggo 8 CSH di GIIAS 2026, SUV Hybrid 7 Penumpang dengan Bagasi 1.179 Liter
Kamis 03-09-2026,17:40 WIB
Lexus IS350h Luxury Jadi Mobil Hybrid Premium di GIIAS 2026, Harga Tembus Rp1,29 Miliar
Kamis 03-09-2026,17:35 WIB