5. Disiplin Jadwal Tidur, Biar Badan Tidak Kaget
Jadwal tidur di Ramadan pasti berubah, tapi tetap bisa diatur biar tubuh tidak kaget. Coba buat pola tidur yang konsisten:
1.Tidur lebih awal setelah tarawih (sekitar jam 10 malam)
2.Bangun sahur sekitar jam 3 pagi
3.Tidur lagi sebentar setelah Subuh jika memungkinkan
Dengan pola yang teratur, tubuh lebih cepat beradaptasi dan tidak gampang ngantuk seharian.
6. Jauhi HP Sebelum Tidur, Ibadah Ramadan Lebih Penting!
HP, laptop, dan TV adalah musuh terbesar sebelum tidur. Cahaya biru dari layar bisa menghambat produksi melatonin, hormon yang bikin kita mengantuk. Akibatnya? Mata capek tapi otak tetap aktif, susah tidur!
Padahal, Ramadan adalah waktu terbaik untuk mengurangi distraksi duniawi. Coba ganti kebiasaan scrolling dengan aktivitas lain yang lebih menenangkan, seperti:
1.Membaca Al-Qur'an sebelum tidur
2.Dzikir atau refleksi diri tentang hari yang sudah dilewati
3.Menulis jurnal Ramadan untuk mengingat pengalaman spiritual
Dengan begitu, tidur lebih nyenyak dan ibadah Ramadan jadi lebih bermakna!
7. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman, Jangan Cuek!
Tidur berkualitas itu bukan cuma soal durasi, tapi juga kenyamanan. Pastikan tempat tidur bersih, pakai bantal yang sesuai, dan atur suhu kamar supaya nggak terlalu panas atau dingin.
Di Ramadan, tubuh cenderung mengalami perubahan suhu karena pola makan dan aktivitas yang berbeda. Pakai selimut tipis atau kipas angin secukupnya supaya tidur tetap nyaman dan tidak terganggu.