Tips Waktu Olahraga yang Tepat saat Puasa! Aman, Efektif, Tak Picu Kelelahan
Waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa--iStock
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Puasa menyebabkan perubahan signifikan pada metabolisme tubuh. Selama kurang lebih 14 jam tanpa asupan makanan dan cairan, tubuh beralih menggunakan cadangan energi sebagai sumber utama bahan bakar.
Kondisi ini memengaruhi kadar gula darah, hidrasi, serta performa fisik secara keseluruhan. Dalam situasi tersebut, olahraga tetap dapat dilakukan, tetapi waktu pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi fisiologis tubuh.
Beberapa penelitian dan panduan kesehatan menunjukkan bahwa pemilihan waktu latihan menjadi faktor penting agar olahraga tetap aman, efektif, dan tidak menimbulkan kelelahan berlebihan.
BACA JUGA:Bisa Selisih Belasan Jam, Ini Negara dengan Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia,
BACA JUGA:Catat! Ini Dia 9 Jenis Makanan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi saat Sahur
Sebelum Buka Puasa (Pra-Iftar)
Berolahraga sekitar 30–60 menit sebelum waktu berbuka menjadi salah satu waktu yang sering direkomendasikan. Pada fase ini, tubuh berada dalam kondisi kadar insulin rendah dan cadangan glikogen yang mulai menipis, sehingga secara metabolik tubuh cenderung menggunakan lemak sebagai sumber energi.
Menurut panduan kesehatan dari Johns Hopkins Aramco Healthcare, olahraga ringan hingga sedang sebelum berbuka masih tergolong aman selama intensitasnya terkontrol dan durasi tidak terlalu panjang.
Waktu ini dinilai tepat karena setelah latihan selesai, tubuh dapat segera memperoleh cairan dan nutrisi untuk menggantikan energi yang terpakai. Hal tersebut membantu proses pemulihan berlangsung lebih cepat serta menurunkan risiko dehidrasi berkepanjangan.
BACA JUGA:Salut! Ribuan Jemaah Padati Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN
BACA JUGA:MBG Tetap Jalan, Ini Jadwalnya selama Ramadan 2026 dan Libur Lebaran
Setelah Buka Puasa (1–2 Jam Pasca-Iftar)
Melakukan olahraga satu hingga dua jam setelah berbuka sering dianggap sebagai waktu paling aman untuk latihan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Setelah konsumsi makanan dan cairan, kadar gula darah serta hidrasi tubuh kembali stabil sehingga performa fisik lebih optimal.
Tubuh juga memiliki cadangan energi yang cukup untuk aktivitas seperti latihan kekuatan atau kardio dengan durasi lebih lama.
Olahraga setelah berbuka memungkinkan tubuh bekerja dalam kondisi yang lebih seimbang dibandingkan saat perut kosong. Namun, jeda waktu tetap diperlukan agar proses pencernaan tidak terganggu.
Pagi Hari Sebelum Sahur atau Setelah Sahur
Sebagian orang memilih berolahraga pada pagi hari sebelum sahur atau sesaat setelahnya. Pada waktu ini, tubuh belum mengalami dehidrasi panjang seperti menjelang sore hari.
Sumber: berbagai sumber
