RT Berkelas di Malang Hasilkan Panen Lele, Warga Putar Keuntungan untuk Modal

Jumat 09-10-2026,07:31 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Mohammad Khakim

Setelah panen perdana lele, warga kini menyiapkan pengembangan budidaya ikan nila.

Empat RT Gabungkan Anggaran

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pola penggabungan program empat RT tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan RT Berkelas untuk mempercepat kebutuhan prioritas masyarakat.

Menurut Wahyu, ketua RW berperan dalam mengoordinasikan sejumlah RT agar anggaran yang dimiliki dapat digabungkan dan diarahkan pada program yang dinilai paling dibutuhkan warga.

“Pak RW memiliki peran penting untuk mengoordinasikan program RT Berkelas ini agar disepakati oleh RT-RT yang lain, sehingga anggarannya bisa dijadikan satu untuk mewujudkan prioritas warga,” ujar Wahyu.

Selain budidaya ikan, warga juga menjalankan sejumlah kegiatan ekonomi produktif lainnya. Kelompok masyarakat telah mengembangkan UMKM setelah mendapat pembinaan dan bantuan peralatan. Produk yang dihasilkan mulai dipasarkan ke lingkungan sekolah.

Warga juga mengembangkan pertanian hidroponik dengan menanam pakcoy dan selada keriting. Kedua jenis sayuran tersebut dapat dipanen sekitar 28 hari dan mulai menerima pesanan.

BACA JUGA:Biaya Haji 2027 Diputuskan Rp98,46 Juta, BPKH Siapkan Nilai Manfaat Rp8,83 Triliun

Wahyu mengatakan kondisi fasilitas umum dan fasilitas sosial (PSU) di kawasan perumahan yang belum sepenuhnya diserahkan membuat warga lebih banyak mengarahkan program RT Berkelas pada kegiatan nonfisik.

“Karena fasilitas umum dan fasilitas sosial di perumahan ini belum diserahkan dan masih dalam proses, warga akhirnya memanfaatkan program RT Berkelas ini untuk kegiatan-kegiatan nonfisik,” katanya.

Menurut Wahyu, pola penggabungan program tersebut juga dapat menjadi alternatif ketika kebutuhan masyarakat membutuhkan waktu lama jika hanya mengandalkan pengusulan melalui Musrenbang maupun Pokok Pikiran (Pokir).

BACA JUGA:Kuliah Sambil Magang, AUI Gandeng PHRI Malang Siapkan Mahasiswa S1 Pariwisata

“Program RT Berkelas ini terbukti mampu mewujudkan keinginan dan kebutuhan prioritas warga di tingkat RT yang selama ini sering terhambat oleh keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Pelaksanaan Capai 70 Persen

Wahyu menyebut pelaksanaan Program RT Berkelas di Kota Malang saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Program tersebut masih akan dikebut hingga Desember 2026.

Kategori :