Cuaca Ekstrem Mengintai, Ini Tips Aman Mendaki Gunung dan Liburan ke Pantai

Rabu 23-09-2026,08:13 WIB
Reporter : Panca Rachmad Pamungkas
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Aktivitas di alam terbuka membutuhkan kewaspadaan ekstra ketika kondisi cuaca berubah cepat. Angin kencang, suhu dingin, jarak pandang yang menurun hingga gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pendaki maupun wisatawan pantai.

Kondisi laut juga perlu menjadi perhatian wisatawan di Malang Selatan. Prakiraan BMKG untuk Samudra Hindia selatan Jawa Timur pada Rabu 23 September 2026 menunjukkan gelombang sekitar 3,4 meter yang masuk kategori tinggi, dengan angin dari timur sekitar 13 knot.

Karena itu, keselamatan sebaiknya dipersiapkan sejak sebelum berangkat. Pendaki perlu memperhitungkan kondisi fisik, perlengkapan, logistik, komunikasi, cuaca dan karakter medan, sementara wisatawan pantai harus memperhatikan kondisi gelombang serta mengikuti arahan petugas di lokasi.

Tips Aman sebelum Mendaki Gunung

Jangan menjadikan target puncak sebagai alasan untuk memaksakan perjalanan ketika kondisi cuaca memburuk. Jika jalur ditutup, terdapat peringatan bahaya, atau pengelola meminta pendakian dihentikan, keputusan paling aman adalah menunda perjalanan.

Periksa prakiraan cuaca dan informasi kondisi gunung sebelum berangkat. Pastikan kondisi fisik memadai, bawa logistik yang cukup, alat komunikasi, perlengkapan navigasi dan perlengkapan darurat.

Untuk pendakian di gunung api, informasi status aktivitas dan rekomendasi zona bahaya juga wajib diperhatikan. BNPB menegaskan pendaki dan wisatawan harus mematuhi rekomendasi otoritas terkait serta tidak memasuki kawasan yang dinyatakan berbahaya.

Gunakan Sistem Pakaian Berlapis

Suhu di pegunungan dapat turun cepat, terutama menjelang malam atau ketika angin bertiup kencang. Gunakan pakaian berlapis agar tubuh lebih mudah menyesuaikan diri dengan perubahan suhu.

Lapisan pertama sebaiknya menggunakan bahan yang cepat mengering untuk mengelola keringat. Lapisan berikutnya dapat berupa pakaian penghangat, kemudian dilindungi jaket yang mampu menahan angin dan air.

Bawa perlengkapan tambahan seperti sarung tangan, kupluk, buff dan jas hujan. Pakaian cadangan juga penting untuk mengantisipasi tubuh basah akibat hujan atau keringat.

Pilih Lokasi Camp dengan Cermat

Tenda sebaiknya tidak didirikan di area terbuka yang langsung terkena terpaan angin. Pilih lokasi yang relatif terlindung, tetapi tetap aman dari potensi longsoran, aliran air, pohon tumbang dan batu yang dapat jatuh.

Hindari mendirikan tenda tepat di bawah pohon besar yang rapuh atau memiliki dahan mati. Ketika angin menguat, dahan patah maupun pohon tumbang dapat menjadi ancaman serius.

Gunakan seluruh pasak dan tali pancang sesuai desain tenda. Pastikan setiap bagian terikat kuat sebelum kondisi cuaca memburuk.

Kategori :