Veda Ega Pratama Hadapi Dominasi KTM di Misano, Selisih Pace Jadi Sorotan

Rabu 16-09-2026,19:20 WIB
Reporter : Ulfa Mahfiroh
Editor : Ulfa Mahfiroh

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama harus menghadapi persaingan berat pada GP Misano. Pembalap Honda Team Asia itu finis di posisi ke-18, sementara enam posisi teratas dikuasai pembalap yang menggunakan KTM RC 250 GP.

Maximo Quiles menjadi pemenang setelah menyelesaikan balapan dengan waktu 33 menit 42,713 detik. David Almansa finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,021 detik, sedangkan Brian Uriarte melengkapi posisi tiga besar.

Dominasi tersebut menjadi gambaran ketatnya persaingan Moto3 di Misano. Di sisi lain, Veda yang mengandalkan Honda NSF250RW harus berjuang lebih keras untuk menjaga ritme sejak awal balapan.

Veda menyelesaikan balapan dengan selisih 26,391 detik dari Maximo Quiles. Jarak tersebut tidak terbentuk hanya dalam beberapa lap, tetapi mulai melebar sejak fase awal ketika pace pembalap terdepan sudah berada di kisaran 1 menit 40 detik.

KTM Langsung Menemukan Ritme

Begitu balapan dimulai, Maximo Quiles dan David Almansa langsung menunjukkan kecepatan tinggi.

Quiles mencatat 1 menit 41,002 detik pada lap kedua. Satu lap berikutnya, Almansa mencatat waktu 1 menit 40,801 detik.

Catatan tersebut menunjukkan ritme yang sulit diikuti Veda pada fase awal. Pembalap Indonesia itu mencatat 1 menit 50,687 detik pada lap pertama sebelum kemudian masuk ke kisaran 1 menit 42 detik hingga 1 menit 41,8 detik.

Hingga lap ketujuh, Veda masih tertinggal sekitar 1 sampai 1,5 detik setiap putaran dari rombongan terdepan.

Situasi tersebut kemudian berlanjut pada pertengahan balapan. Saat Maximo Quiles mampu mempertahankan pace di kisaran 1 menit 40,5 hingga 1 menit 40,7 detik, catatan Veda justru sempat kembali berada di angka 1 menit 42,5 detik pada lap kedelapan.

Pada lap ke-14, waktunya tercatat 1 menit 42,687 detik.

Karakter Sirkuit Misano menjadi salah satu tantangan. Trek sepanjang 4,226 kilometer itu memiliki bagian stop and go serta sektor ketiga yang mengalir dengan kecepatan tinggi. Kombinasi tersebut menuntut motor memiliki akselerasi dan corner speed yang konsisten.

Honda Mulai Mendapatkan Kecepatan

Meski kesulitan pada sebagian besar balapan, Veda memperlihatkan perubahan pada lap-lap terakhir.

Mulai lap ke-15, catatan waktunya turun menjadi 1 menit 41,798 detik. Pada lap ke-16, Veda kembali mencatat 1 menit 41,516 detik.

Ritmenya kemudian relatif stabil. Lap ke-17 dicatat dalam 1 menit 41,537 detik, sedangkan lap ke-18 1 menit 41,543 detik.

Pada lap ke-19, Veda mencatat waktu tercepat personalnya, yakni 1 menit 41,45 detik. Top speed-nya juga mencapai 213,4 km/jam.

Kategori :