2 tahun Disway Malang

Veda Ega Pratama Justru Makin Cepat di Akhir GP Misano, Apa yang Terjadi?

Veda Ega Pratama Justru Makin Cepat di Akhir GP Misano, Apa yang Terjadi?

Veda Ega Pratama finis ke-18 di GP Misano, tetapi pace-nya justru membaik pada lap-lap terakhir hingga mencatat waktu tercepat pribadi.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama memang harus puas finis di posisi ke-18 pada GP Misano. Namun, ada satu catatan dari jalannya balapan yang cukup menarik. Ketika sebagian pembalap mulai menghadapi penurunan performa pada fase akhir, Veda Ega Pratama justru mampu memperbaiki catatan waktunya.

Hasil tersebut membuat Veda kembali gagal mengamankan poin. Sebelumnya, ia juga tidak mendapatkan poin pada seri Aragón. Artinya, pembalap Honda Team Asia tersebut melewati dua balapan secara beruntun tanpa tambahan poin.

Meski demikian, posisi finis tidak sepenuhnya menggambarkan perkembangan ritme Veda sepanjang balapan. Catatan waktunya menunjukkan adanya peningkatan pada lap-lap terakhir.

Pace Berubah di Lima Lap Terakhir

Pada awal balapan, Veda menghadapi kesulitan untuk mengikuti kecepatan rombongan terdepan. Ia mencatat waktu 1 menit 50,687 detik pada lap pertama.

Setelah itu, catatan waktunya berada di kisaran 1 menit 42 detik hingga 1 menit 41,8 detik. Sementara pembalap seperti Maximo Quiles dan David Almansa mampu menjaga ritme di kisaran 1 menit 40 detik.

Perbedaan tersebut membuat Veda kehilangan waktu cukup banyak sepanjang balapan. Honda NSF250RW yang dikendarainya disebut kesulitan ketika menghadapi karakter sirkuit Misano, terutama pada area stop and go dan sektor yang membutuhkan kecepatan menikung.

Memasuki lap kedelapan, catatan Veda berada di angka 1 menit 42,5 detik. Ritmenya kemudian kembali menurun hingga 1 menit 42,687 detik pada lap ke-14.

Setelah itu, justru terjadi perubahan.

Pada lap ke-15, Veda mencatat 1 menit 41,798 detik. Lap berikutnya menjadi lebih cepat dengan waktu 1 menit 41,516 detik.

Veda kemudian menjaga catatan waktunya di kisaran 1 menit 41 detik. Lap ke-17 dicatat dalam 1 menit 41,537 detik, lalu 1 menit 41,543 detik pada lap ke-18.

Puncaknya terjadi pada lap ke-19. Veda mencatat 1 menit 41,45 detik yang menjadi waktu tercepatnya dalam balapan tersebut.

Top speed Veda juga disebut mencapai 213,4 km/jam.

Masalah Datang Terlambat

Perubahan pace pada fase akhir menjadi bagian penting dari evaluasi Veda di Misano. Dalam analisis tersebut, peningkatan ini dikaitkan dengan kondisi motor yang mulai berubah ketika bahan bakar di tangki berkurang.

Veda disebut baru bisa lebih leluasa mengeksploitasi gaya balapnya setelah beban bahan bakar berkurang. Sebelumnya, ia kesulitan mendapatkan feeling yang diinginkan pada bagian depan motor ketika tangki masih penuh.

Sumber: yt motogp id