Caracas Diguncang Bom! Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Presiden Maduro Ditangkap!

Sabtu 03-01-2026,18:06 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

CARACAS, DISWAYMALANG.ID--Setelah berbulan-bulan menyusun konsentrasi kekuatan militer di Laut Karibia, Amerika Serikat (AS) akhirnya melancarkan serangan ke Kota Caracas di Venezuela pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat (13.00 WIB). 

Jurnalis AFP melaporkan kota pesisir utara Venezuela tersebut diguncang rentetan ledakan yang berkelindan dengan suara helikopter berseliweran di udara. Ledakan dilaporkan berlangsung selama hampir 1 jam. 

Fuerte Tiuna, kompleks militer terbesar di Venezuela yang terletak di selatan Caracas, dan pangkalan udara Carlota di utara merupakan beberapa target serangan tersebut.

BACA JUGA:Menko Yusril Tegaskan KUHP Baru Tak Memidanakan Pengkritik Pemerintah

Jurnalis AFP melaporkan api dan kepulan asap besar terlihat membubung dari Fuerte Tiuna.

Ledakan juga terdengar di La Guaira, sebelah utara ibu kota, tempat bandara dan pelabuhan Caracas berada.

"Saya merasa seperti (ledakan itu,Red) mengangkat saya dari tempat tidur, dan saya segera berpikir, 'Tuhan, harinya telah tiba,' lalu saya menangis," kata María Eugenia Escobar, seorang warga La Guaira yang berusia 58 tahun, kepada AFP.

Dalam wawancara telepon singkat dengan The New York Times, Presiden AS Donald Trump memuji operasi militer AS tersebut dan menyebutnya sebagai "brilian".

BACA JUGA:Nokia X100 Pro 5G! Rumor Ambisi Nokia Hadirkan Flagship, Kamera 300MP hingga RAM 18GB

Trump juga menyebut bahwa pasukan AS telah menangkap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.


Nicolás Maduro ditangkap Amerika Serikat. -anadolu agency--

"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya, telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut," kata Trump melalui Truth Social, sekitar dua jam setelah ledakan mengguncang ibu kota Venezuela, Caracas.

Ketegangan dengan Venezuela Meningkat

Trump menyebut serangan militer tersebut melibatkan "banyak perencanaan matang serta banyak pasukan yang hebat, hebat, dan orang-orang yang hebat."

Trump mengatakan bahwa ia akan memberikan konferensi pers pada pukul 11.00 pagi (1600 GMT) di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, tempat ia sedang berlibur.

BACA JUGA:Halo Penggemar The Witcher 3! CD Project Red Beri Sinyal Ekspansi Baru

Belum ada konfirmasi dari pemerintah Venezuela mengenai nasib Maduro yang berhaluan kiri, yang telah berkuasa sejak 2013.

Beberapa kali Maduro menuduh Amerika Serikat melakukan "agresi militer yang sangat serius" yang menyusul kampanye peningkatan tekanan militer dan ekonomi selama berbulan-bulan oleh Trump.

Tags :
Kategori :

Terkait