Galanthus, Bunga Snowdrop yang Mekar saat Alam Masih Berselimut Salju
Bunga snowdrop atau Galanthus mekar anggun di tengah suhu dingin, menjadi simbol harapan dan pertanda awal musim semi.-longfield-gardens.com-
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Snowdrop atau Galanthus adalah bunga kecil berwarna putih yang sering muncul sebagai salah satu tanda pertama bahwa musim semi akan segera tiba. Meski tampak sederhana, bunga ini ternyata menyimpan sejarah panjang, makna simbolis mendalam, serta fakta menarik dan manfaat yang signifikan, baik secara botani maupun budaya.
Sejarah Snowdrop
Snowdrop termasuk dalam genus Galanthus yang terdiri dari sekitar 20–2500 varietas yang dikenali dan dibudidayakan di seluruh dunia. Nama ilmiahnya berasal dari kata bahasa Yunani gala (susu) dan anthos (bunga), yang merujuk pada warna putihnya yang mirip susu.
Bunga ini berasal dari kawasan Eropa Selatan hingga Asia Barat. Tumbuh di area berbukit, hutan, dan padang rumput yang lembap. Tanaman ini diperkirakan dibawa sebagai tanaman hias sejak abad ke-18 meski kemudian berkembang liar di alam.
BACA JUGA:Bunga Fuchsia atau Anting Ratu, Keindahan Eksotis dengan Sejarah Panjang dan Makna Mendalam
Makna dan Simbolisme
Snowdrop memiliki nilai simbolis yang kaya dalam berbagai budaya:
- Harapan dan awal baru - karena bunganya sering muncul ketika salju masih menutupi tanah, dianggap sebagai pertanda musim semi dan hal baru yang akan datang.
- Kemurnian dan kepolosan - warna putihnya sering dikaitkan dengan kesucian dan ketulusan.
- Simbol kesedihan dan penhiburan - dalam tradisi “bahasa bunga” Victoria, snowdrop juga bisa berarti simpati atau penghiburan bagi yang berduka.
- Dalam tradisi Kristen, bunga ini dikenal dengan nama seperti “Candlemas Bells” karena sering digunakan pada perayaan Candlemas pada 2 Februari.
Mitos lama bahkan menyebut bahwa snowdrop pertama kali muncul sebagai hadiah dari malaikat kepada Adam dan Hawa setelah mereka diusir dari Taman Eden, sebagai simbol harapan baru.
BACA JUGA:Di Balik Harumnya Matthiola, Bunga Hias Favorit sejak Zaman Eropa Kuno
Manfaat Snowdrop
Walaupun tampilannya kecil, snowdrop memiliki beberapa manfaat penting:
- Peran ekologi: Karena muncul lebih awal di musim semi, bunganya menjadi sumber nektar penting bagi lebah dan serangga penyerbuk pertama.
- Penggunaan dalam medis: Senyawa galantamine yang ditemukan dalam snowdrop telah digunakan dalam pengembangan obat untuk membantu pengobatan penyakit Alzheimer dan gangguan kognitif lainnya.
- Tanaman hias populer: Snowdrop banyak dibudidayakan di taman, kebun, maupun festival bunga untuk menyambut musim semi. Festival snowdrop tahunan di Inggris menarik penggemar tanaman dan wisatawan setiap tahun.
Namun, perlu diperhatikan bahwa umbinya beracun jika dikonsumsi, sehingga tidak boleh dimakan oleh manusia atau hewan.
Fakta Menarik tentang Snowdrop
Snowdrop adalah tanaman yang penuh kejutan:
- Meski namanya terdengar seperti “tetesan salju”, istilah snowdrop justru berasal dari kata ‘drop’ yang merujuk pada bentuknya yang menggantung seperti anting atau tetesan.
- Karena keunikan dan kelangkaannya, beberapa varietas snowdrop langka bisa mencapai harga jual yang sangat tinggi, bahkan hingga ribuan pound sterling per umbi di pasar lelang tanaman.
- Beberapa negara hingga menjadikan snowdrop sebagai simbol festival musim dingin atau menyelenggarakan pameran bunga untuk merayakan mekarnya bunga ini setelah musim salju.
- Penggemar snowdrop dikenal sebagai “galanthophiles” istilah ini menggambarkan kecintaan komunitas horticultural terhadap bunga yang mungil namun bermakna ini.
Sumber: encyclopedia britannica
