Parkir Gratis di Kayutangan Mulai 7 Januari 2026, Dishub Imbau Warga Parkir Tertib
Kepala Dishub Kota Malang Saat Di Wawancarai di depan gedung parkir--
KLOJEN , DISWAYMALANG.ID--Pemerintah Kota Malang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan parkir gratis di Gedung Parkir Kayutangan yang diberlakukan selama 7–13 Januari 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memudahkan warga dan wisatawan. Sekaligus mengurangi parkir liar di kawasan destinasi wisata dan pertokoan Kayutangan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, parkir gratis tersebut menjadi bagian dari sosialisasi pemanfaatan gedung parkir milik pemerintah kota. Agar masyarakat terbiasa memarkir kendaraan secara tertib dan terpusat.
BACA JUGA:Enam Jabatan Strategis Masih Kosong, Wali Kota Malang Tunggu Rapor Kinerja Plt
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan parkir gratis ini. Silakan parkir di gedung parkir Kayutangan, aman, nyaman, dan tidak dipungut biaya selama masa sosialisasi,” ujar Widjaja, Rabu (7/1).
Widjaja menjelaskan, sosialisasi telah dimulai sejak 31 Desember 2025 saat malam pergantian tahun. Dengan membuka layanan parkir gratis serta memasang baliho dan menyebarkan selebaran di lapangan maupun melalui media daring.
BACA JUGA:Kecamatan Sukun Jadi Lokasi Perdana Doa Bersama Akhir Tahun Pemkot Malang
Memasuki awal 2026, Dishub melanjutkan sosialisasi secara lebih intensif selama satu minggu penuh.
Menurutnya, kebijakan parkir gratis ini dirancang agar masyarakat merasakan langsung manfaat keberadaan gedung parkir. Terutama saat berkunjung ke kawasan Kayutangan yang selama ini kerap dipadati kendaraan.
“Dengan parkir terpusat, pengunjung lebih nyaman, lalu lintas lebih tertib, dan aktivitas wisata maupun ekonomi bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
BACA JUGA:Pajak Daerah Kota Malang Pecah Rekor, Tutup Buku 2025 Tembus Rp890,2 M
Gedung Parkir Kayutangan memiliki kapasitas sekitar 40 unit kendaraan roda empat dan 800 unit kendaraan roda dua. Kapasitas tersebut telah disesuaikan dengan hasil kajian Dishub. Terutama pada akhir pekan saat jumlah kunjungan ke kawasan Kayutangan meningkat signifikan.
“Kapasitas ini kami siapkan untuk menampung kendaraan pada jam-jam ramai, khususnya Jumat sampai Minggu. Harapannya, tidak ada lagi parkir sembarangan di badan jalan,” tambah Widjaja.
BACA JUGA:Wali Kota Malang Dorong Modernisasi Layanan Kemenag dan Pemanfaatan AI pada HAB ke-80
Sumber:
