Komitmen Pelestarian Budaya UM, Pelatihan Wayang Beber, Rektor jadi Wayang Saat Puncak Lustrum

Komitmen Pelestarian Budaya UM, Pelatihan Wayang Beber, Rektor jadi Wayang Saat Puncak Lustrum

Pelatihan membuat wayang beber dari bungkus semen untuk siswa SD di Pacitan, yang diselenggarakan tim pengabdian masyarakat UM--um.ac.id


Rektor UM dengan pakaian sosok Janaka memotong tumpeng saat puncak perayaan lustrum UM, Jumat (18/10)--um.ac.id

Digelar di Graha Cakrawala Kampus UM, pagelaran ini melibatkan kolaborasi antara Rektor UM, Wakil Rektor, Dekan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Total ada 80 pemain dan pemusik.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., berperan sebagai Raja Janaka dalam sendratari yang mengisahkan perjuangan cinta Ramayana. “Acara ini bukan hanya merayakan Dies Natalis UM, tetapi juga menjaga kekayaan budaya Indonesia,” ujar Prof. Hariyono. 

Ketua Panitia Lustrum, Evynurul Laily Zen, S.S., M.A., Ph.D. menambahkan, acara ini juga menjadi wujud pelestarian budaya lokal. “Dengan mengangkat kisah Ramayana, kita turut nguri-nguri kabudayan Jawi dan meneguhkan cinta kita pada Tanah Air,” tambahnya.

Evynurul juga memuji semangat dan komitmen para pemain sangat luar biasa, meskipun sebagian besar dari mereka bukan penari profesional. “Mereka berlatih keras demi memberikan yang terbaik. Cinta dan dedikasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan pagelaran ini," katanya. (*)

Sumber: um.ac.id