9 Trik Dapur untuk Membuat Bahan Makanan Tetap Segar Lebih Lama
Ilustrasi menyimpan makanan--alodokter.com
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Menjadi mahasiswa rantau berarti harus pintar mengatur segala hal, mulai dari waktu belajar, uang saku, hingga urusan dapur. Tidak jarang, mahasiswa membeli banyak bahan makanan sekaligus untuk menghemat ongkos belanja, namun sayangnya sebagian sudah busuk atau basi sebelum sempat diolah dan membuat uang terbuang sia-sia.
Agar bahan makanan bisa tahan lebih lama dan kantong tetap aman, berikut sembilan trik sederhana yang bisa diterapkan mahasiswa rantau di kos atau kontrakan:
1. Gunakan wadah kedap udara
Simpan bahan makanan dalam wadah tertutup rapat agar tidak cepat layu atau terkontaminasi. Wadah plastik atau toples murah sudah cukup efektif menjaga kesegaran.
2. Pisahkan daging mentah
Kalau membeli ayam atau daging, simpan di bagian bawah kulkas agar cairannya tidak menetes ke makanan lain. Jika kulkas kos kecil, gunakan wadah tambahan untuk mencegah bau menyebar.
3. Perlakukan sayur seperti bunga
Sayur daun seperti seledri atau daun bawang bisa disimpan dalam gelas berisi sedikit air. Cara ini membuatnya tetap segar lebih lama, meski hanya dengan kulkas mini.
4. Kenali buah dan sayur yang tidak cocok disimpan di kulkas
Kentang, bawang, dan tomat sebaiknya disimpan di suhu ruang, bukan kulkas. Sementara apel dan pisang menghasilkan gas etilen yang bisa mempercepat busuknya sayuran lain, jadi pisahkan penyimpanannya.
5. Jangan cuci buah atau sayur sebelum disimpan
Mahasiswa sering langsung mencuci semua bahan saat baru belanja. Padahal, kelembapan bisa mempercepat pembusukan. Sebaiknya cuci hanya saat akan dimasak atau dimakan.
6. Manfaatkan freezer dengan baik
Jika jarang memasak, simpan bahan dalam porsi kecil di freezer. Misalnya, potong ayam menjadi beberapa bagian dan simpan dalam kantong plastik kecil agar mudah diambil sesuai kebutuhan.
7. Atur suhu kulkas
Pastikan suhu kulkas cukup dingin, idealnya di bawah 5°C. Kulkas mini kos biasanya suhunya naik turun, jadi jangan terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap lancar.
8. Gunakan prinsip FIFO (First In, First Out)
Makanan yang dibeli lebih dulu sebaiknya diletakkan di depan. Dengan begitu, bahan lama cepat terpakai sebelum kedaluwarsa.
9. Rutin cek isi kulkas
Sisihkan waktu seminggu sekali untuk mengecek kulkas. Buang bahan yang sudah rusak agar tidak mencemari makanan lain, sekaligus mengingatkan bahan apa yang harus segera dimasak.
BACA JUGA:DPRD Kota Malang Evaluasi Program Seragam Gratis, Minta Pendataan Siswa Penerima Lebih Akurat
Dengan menerapkan trik sederhana ini, mahasiswa rantau bisa menjaga bahan makanan tetap segar, mengurangi pemborosan, sekaligus menghemat uang jajan. Tidak perlu kulkas besar atau peralatan mahal, cukup dengan kebiasaan yang benar, bahan makanan bisa bertahan lebih lama dan kesehatan tetap terjaga.
Sumber: alodokter.com
