Anak-anak Susah Bangun Pagi Saat Lebaran, Padahal Harus Salat Id dan Open House? Ini Cara Mengatasinya!

Anak-anak Susah Bangun Pagi Saat Lebaran, Padahal Harus Salat Id dan Open House? Ini Cara Mengatasinya!

--

Perut lapar bisa membuat anak malas beranjak dari tempat tidur. Jadi, pastikan ada sarapan yang menggoda mereka.

Misalnya, buatkan menu spesial seperti pancake dengan topping cokelat, roti bakar dengan selai favorit mereka, atau sereal yang mereka sukai. Kalau mereka tahu ada makanan enak menunggu, bangun pagi jadi lebih menyenangkan.

7. Ajak dengan Cara yang Lebih Personal

Setiap anak punya cara berbeda dalam merespons ajakan bangun pagi. Ada yang suka diajak dengan lelucon, ada juga yang lebih suka didekati dengan pelukan hangat.

Coba sesuaikan cara membangunkan dengan kepribadian mereka. Misalnya, anak yang suka humor bisa dibangunkan dengan tantangan, seperti, “Siapa yang duluan bangun, dia boleh pilih baju Lebaran duluan!” Sedangkan anak yang lebih sensitif bisa dibangunkan dengan belaian dan bisikan lembut.

8. Libatkan Saudara atau Sepupu

Kadang, anak-anak lebih mendengarkan omongan sepupu atau kakaknya daripada orang tua. Manfaatkan ini untuk membangun semangat bangun pagi.

Jika ada saudara yang sebaya, ajak mereka tidur bersama atau buat rencana pagi yang seru, seperti bermain bersama setelah salat Id. Dengan begitu, mereka akan lebih termotivasi untuk bangun tanpa harus dipaksa.

9. Pastikan Anak Tidak Overstimulasi Setelah Bangun

Begitu bangun, pastikan anak tidak langsung dihadapkan dengan suasana yang terlalu ramai atau penuh tekanan.

Misalnya, jangan langsung menyuruh mereka bersiap tanpa jeda. Beri mereka waktu beberapa menit untuk benar-benar sadar, ajak mereka ngobrol ringan, atau beri pelukan agar transisi dari tidur ke aktivitas lebih nyaman. Jika suasana terasa menyenangkan, mereka tidak akan merasa berat untuk memulai hari.

 

Bangun pagi saat Lebaran, apalagi jika ada open house, memang bisa jadi tantangan bagi anak-anak. Tapi dengan pendekatan yang tepat, mereka bisa lebih mudah beradaptasi tanpa drama.

Kuncinya adalah mengubah rutinitas malam sebelum Lebaran, membuat proses bangun pagi lebih menyenangkan, dan memberi mereka alasan untuk bersemangat. Kalau anak-anak sudah bisa bangun pagi tanpa rengekan, acara silaturahmi pun jadi lebih lancar dan menyenangkan.

Jadi, siap mencoba cara-cara di atas untuk Lebaran tahun ini?

Sumber: albata