Kabupaten dan Kota Malang Kuatkan Posisi Jawa Timur sebagai Episentrum Perdagangan Nasional
Both Pameran UMKM Kota Malang Mencuri Perhatian Pengunjung ICE 2025--
MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Sebagai negara kepulauan dengan wilayah geografis yang luas, Indonesia memiliki banyak daerah yang berkembang pesat menjadi pusat aktivitas perdagangan.
Peran strategis kota-kota ini tercermin dalam kontribusi sektor perdagangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang mencapai 13,09 persen pada Triwulan III tahun 2024 menjadikannya sektor terbesar ketiga setelah industri dan pertanian, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Jawa Timur Dominan dalam Jumlah Pasar
Dalam hal persebaran pasar, Jawa Timur memimpin sebagai provinsi dengan jumlah pasar terbanyak pada tahun 2024, mencapai 2.813 unit.
Jumlah ini mencakup berbagai jenis fasilitas perdagangan, mulai dari pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan modern.
Dominasi Jawa Timur ini menunjukkan besarnya potensi dan keberagaman ekonomi lokal yang mendukung sektor perdagangan.
BACA JUGA:21 Mei Juga Hari Teh Internasional, dari Teh Talua sampai Matcha, Ini 9 Teh Paling Ikonik di Dunia
Kabupaten Malang dan Kota Malang: Pilar Ekonomi Jawa Timur
Ketika melihat lebih dalam pada struktur ekonomi Jawa Timur, Surabaya jelas menjadi pusat utama dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi.
Namun, peran Kabupaten Malang dan Kota Malang juga tak bisa diabaikan dalam memperkuat fondasi ekonomi wilayah ini.
Kabupaten Malang mencatatkan PDRB sebesar Rp128,37 triliun, menempatkannya di posisi ke-6 secara provinsi. Ini menunjukkan potensi besar dari sektor-sektor seperti pariwisata, perdagangan lokal, dan industri kreatif yang berkembang pesat di daerah ini.
Sementara itu, Kota Malang menyumbang Rp93,05 triliun dalam PDRB Jawa Timur, menempati posisi ke-10.
Dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata, Kota Malang juga memainkan peran penting sebagai pusat perdagangan jasa dan konsumsi masyarakat urban.
Infrastruktur modern, perkembangan sektor UMKM, serta peningkatan jumlah pelaku usaha digital turut menjadi motor penggerak ekonomi kota ini.
Keduanya, Kabupaten dan Kota Malang memiliki peran ganda sebagai wilayah penyangga dan sekaligus sentra pertumbuhan ekonomi yang membantu menggerakkan roda perdagangan Jawa Timur secara keseluruhan.
BACA JUGA:Kolaborasi Mbois AntarOPD Antarkan Pemkot Malang Raih Penghargaan Pelayanan Prima!
Sumber: bps
