1 tahun disway

Pamit dari RCTI, Doraemon Tutup Layar setelah 35 Tahun Mengudara

Pamit dari RCTI, Doraemon Tutup Layar setelah 35 Tahun Mengudara

Serial Kartun Doraemon --

MALANG, DISWAYMALANG.ID—Serial animasi legendaris Doraemon resmi tidak lagi tayang di RCTI. Menandai berakhirnya perjalanan panjang selama lebih dari 35 tahun di televisi nasional. Sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, program tersebut tidak lagi muncul dalam jadwal siaran RCTI maupun platform RCTI+.

Hilangnya Doraemon dari layar RCTI langsung menjadi perbincangan luas di media sosial. Sejumlah warganet menyebut momen ini sebagai “akhir era”, mengingat serial asal Jepang tersebut telah menjadi tontonan rutin anak-anak hingga keluarga Indonesia lintas generasi.

BACA JUGA:9 Film dan Series Januari 2026 di Prime Video, Drakor Romantis hingga Thriller

Hingga kini, manajemen RCTI belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penghentian penayangan Doraemon. Namun, terdapat sejumlah faktor yang diduga kuat menjadi penyebab berhentinya serial ikonik tersebut dari layar kaca.

Pertama, adanya perubahan strategi program di internal stasiun televisi. Evaluasi rating dan tren pemirsa mendorong TV nasional memprioritaskan tayangan yang dinilai lebih relevan dengan karakter audiens saat ini.

BACA JUGA:Deretan 9 Film Indonesia Tayang Januari 2026: Horor Mistis, Drama Emosional, hingga Komedi Reflektif

Kedua, pergeseran pola konsumsi tontonan anak-anak. Generasi muda kini semakin banyak mengakses konten animasi melalui platform digital dan layanan streaming, sehingga minat terhadap televisi konvensional terus menurun.

Faktor ketiga yang paling santer diperbincangkan adalah masalah hak siar dan lisensi. Indikasi ini terlihat dari sejumlah film layar lebar Doraemon yang dalam beberapa tahun terakhir justru ditayangkan oleh stasiun televisi lain, seperti Trans TV.

Doraemon sendiri kali pertama hadir di Indonesia sejak era 1980-an dan kemudian menjadi salah satu program unggulan RCTI sejak akhir dekade tersebut. Karakter Doraemon, Nobita, Shizuka, Gian, dan Suneo telah melekat kuat dalam ingatan publik sebagai bagian dari budaya populer nasional.

BACA JUGA:Sinopsis Drakor Spring Fever, Ahn Bo Hyun Ajak Lee Joo Bin Healing di Kota Kecil

Meski tidak lagi tayang di RCTI, keberadaan Doraemon di Indonesia belum sepenuhnya berakhir. Informasi yang beredar menyebutkan proses sulih suara bahasa Indonesia untuk episode terbaru masih berjalan, membuka peluang serial ini kembali hadir melalui stasiun televisi atau platform lain.

Sumber: antaranews.com