Gerindra Kota Malang Gelar Tebus Murah 250 Paket Sembako
Partai Gerinda Kota Malang menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga karangbesuki--
SUKUN, DISWAYMALANG.ID–Kader Partai Gerindra Kota Malang menggelar sarasehan dan Safari Ramadan yang diisi aksi sosial tebus murah 250 paket sembako, Minggu (22/2), di Kelurahan Karang Besuki Sukun. Program ini menyasar warga sekitar sebagai bagian dari kegiatan sosial Ramadan 1447 H.
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Fraksi Gerindra, Abu Bakar, menyatakan kegiatan tersebut merupakan arahan pimpinan partai agar kader memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Dari Ketua DPC kami diarahkan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui tebus murah sembako,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan sekitar 250 paket sembako. Setiap paket dapat ditebus dengan harga Rp50.000, berisi Beras 3 kilogram, Gula 1 kilogram dan Minyak goreng 1 liter.
Program tebus murah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan sekaligus peringatan hari jadi partai.
Selain tebus murah sembako, panitia juga merencanakan aksi bersih-bersih lingkungan dan pembagian takjil. Namun, kegiatan tersebut sempat terkendala hujan yang turun sejak siang hari.
BACA JUGA:Mudik Gratis untuk 11.000 Orang Difasilitasi Pemprov Jatim, Pendaftaran Mulai 2 Maret
“Sejak pukul dua siang hujan belum berhenti. Rencananya bersih-bersih dulu, lalu tebus murah sembako dan pembagian takjil. Karena hujan, kemungkinan bersih-bersih dilakukan setelah pembagian sembako,” jelas Abu Bakar.
Dalam kesempatan itu, Abu Bakar juga menyinggung persoalan penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Malang yang kini menjadi perhatian publik.
Menurutnya, penataan tersebut memunculkan pandangan berbeda di masyarakat. Dari sisi pengunjung, kondisi lalu lintas dinilai lebih lancar. Namun dari sisi pelaku UMKM dan pedagang, sebagian merasa terdampak secara ekonomi.
BACA JUGA:Mau Lulus UKMPPG? Ketua TUK UIN Malang Tekankan Pemahaman Konsep dan Integritas Peserta
Komisi B DPRD Kota Malang, lanjutnya, berencana segera mengagendakan pembahasan bersama pihak terkait guna mencari solusi terbaik.
“Insya Allah paling lambat Selasa atau Rabu sudah diagendakan. Kami ingin mencari solusi terbaik bagi semua pihak,” tegasnya.
Sumber:
