1 tahun disway

LPH UB Realisasikan 90 Persen Target 2025, Bidik Capaian Rp4 M di 2026

LPH UB Realisasikan 90 Persen Target 2025, Bidik Capaian Rp4 M di 2026

Transformasi Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Brawijaya (LPH UB) menjadi LPH Utama memantik diskusi luas di kalangan pelaku usaha, akademisi, dan publik. Dari lembaga berbasis anggaran, LPH UB kini menjelma menjadi unit usaha profesional dengan jangkau-Elsa Amalia Kartika Putri-Disway Malang

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID--Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Brawijaya (LPH UB) mencatat realisasi kinerja positif sepanjang 2025 dengan capaian pendapatan sekitar Rp2,6 miliar atau setara 90 persen dari target yang ditetapkan Rp2,9 miliar. LPH UB pun pasang target Rp4 miliar pada tahun 2026.

General Manager LPH UB Muhammad Chusni mengatakan, tingginya permintaan pasar menjadi faktor paling dominan dalam mendorong capaian 2025. Terutama sebagai dampak dari penerapan regulasi wajib sertifikasi halal.

“Faktor utama yang memengaruhi capaian kami memang berasal dari permintaan pasar, khususnya akibat kebijakan wajib bersertifikat halal,” ujar Chusni kepada Disway Malang, Selasa (6/1/2026).

BACA JUGA:TransMart Malang Bersiap Bangkit di Bawah Skema Kolaborasi BMU–CT Corp, Rebranding Dimulai Januari 2026

Selain itu, capaian kinerja LPH UB juga ditopang oleh optimalisasi digital marketing, penguatan jejaring dan kerja sama dengan mitra, serta penyesuaian tata kelola dan manajemen sumber daya manusia (SDM) agar lebih adaptif terhadap dinamika layanan.

“Kami juga melakukan penyesuaian tata kelola dan manajemen SDM agar lebih responsif dan adaptif,” katanya.

BACA JUGA:Januari 2026, KAI Operasikan KA Tambahan Malang–Jakarta Dukung Mobilitas Wisata

Memasuki tahun 2026, LPH UB menargetkan pendapatan sebesar Rp4 miliar. Target tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan potensi peningkatan permintaan. Seiring diberlakukannya kewajiban sertifikasi halal secara penuh pada Oktober 2026, khususnya untuk produk kosmetik, obat-obatan, dan barang gunaan.

“Target 2026 ditetapkan berdasarkan potensi peningkatan permintaan yang cukup besar setelah wajib halal diberlakukan penuh,” jelas Chusni.

BACA JUGA:LPH UB Melaju ke Level Global: Dari Unit Anggaran Kampus Menjadi LPH Utama Nasional dengan 85 Auditor

Selain faktor regulasi, LPH UB juga merencanakan ekspansi dengan membuka cabang pemasaran di Jakarta, tepatnya di kawasan Menara Syariah PIK 2. Ekspansi tersebut difokuskan untuk menyasar pelaku usaha skala menengah hingga besar yang memiliki banyak cabang.

“Ekspansi di Jakarta kami fokuskan untuk pelaku usaha menengah dan besar,” ujarnya.

Strategi Capai Target Rp4 Miliar

Untuk mendukung pencapaian target, LPH UB menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya penambahan auditor halal. Saat ini, LPH UB telah memiliki 71 auditor halal dan menargetkan ke depan terdapat minimal perwakilan auditor di setiap provinsi.

“Kami menargetkan minimal ada perwakilan auditor di setiap provinsi pada 2026,” kata Chusni.

Sumber:

Berita Terkait