1 tahun disway

Tekan BBM, Wali Kota Malang Wajibkan ASN Bersepeda Tiap Jumat

Tekan BBM, Wali Kota Malang Wajibkan ASN Bersepeda Tiap Jumat

--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kota Malang mulai menerapkan langkah konkret untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) bersepeda ke kantor setiap hari Jumat sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi.

Kebijakan tersebut menjadi respons daerah atas imbauan efisiensi dari pemerintah pusat, meski hingga kini belum ada aturan teknis yang mengikat.

“Dari pusat memang belum ada arahan khusus. Tapi kami mencoba langkah konkret untuk mengurangi dampaknya,” ujar Wahyu, Kamis (26/3).

BACA JUGA:Sempat Muncul 17 Kasus, Dinkes Pastikan Campak di Kota Malang Kini Terkendali

Selain bersepeda, Pemkot Malang juga akan mengintegrasikan aktivitas olahraga dan kebersihan lingkungan dalam satu rangkaian kegiatan rutin ASN setiap Jumat.

ASN dijadwalkan mengikuti senam pagi, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan “Jumat Bersih” di lingkungan kerja masing-masing.

“Setelah senam, kita lanjutkan dengan bersih-bersih. Ini bagian dari upaya menjaga lingkungan tetap asri,” katanya.

BACA JUGA:Lebih dari 50% Mahasiswa Mudik, Volume Sampah di Malang Susut Ratusan Ton

Wahyu menegaskan, kebijakan ini tidak hanya bertujuan menekan penggunaan BBM, tetapi juga mendorong pola hidup sehat di kalangan ASN.

Di sisi lain, Pemkot Malang juga membuka opsi penggunaan transportasi umum sebagai alternatif mobilitas harian pegawai.

BACA JUGA:Transformasi Pasca-Lebaran: Nurochman-Heli Tekankan Visi

Menurutnya, layanan angkutan massal seperti Trans Jatim yang kini telah melintasi kawasan Balai Kota Malang dapat dimanfaatkan ASN untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

“Bisa juga menggunakan angkutan umum. Trans Jatim sudah lewat Balai Kota,” ujarnya.

Pemkot Malang berharap kebijakan ini mampu menjadi contoh penerapan efisiensi energi di tingkat daerah, sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Sumber: