1 tahun disway

Langkah Besar Animasi Indonesia, 'Jumbo' Sukses Tembus dan Bertahan di Korea Selatan

Langkah Besar Animasi Indonesia, 'Jumbo' Sukses Tembus dan Bertahan di Korea Selatan

Film Animasi Indonesia yang Berhasil Mendunia--Disway.id

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Kabar membanggakan datang dari industri animasi Tanah Air. Film Jumbo berhasil mencatat pencapaian gemilang dengan mampu bertahan hingga satu bulan penuh di jaringan bioskop Korea Selatan sejak pertama dirilis pada 18 Februari 2026.

Film garapan Ryan Adriandhy ini menunjukkan daya tarik yang cukup kuat di pasar internasional. Selama masa penayangannya, Jumbo berhasil menarik lebih dari 50 ribu penonton (termasuk angka yang impresif untuk film animasi asal Indonesia yang bersaing di luar negeri).

Sejak awal penayangan, film ini langsung mendapat sambutan positif. Bahkan, Jumbo sempat masuk dalam jajaran 10 besar box office harian di Korea Selatan, menandakan antusiasme penonton terhadap kualitas cerita maupun visual yang dihadirkan. Performa tersebut berlanjut hingga akhir Februari 2026, ketika Jumbo berhasil masuk daftar film terlaris bulanan di negara tersebut.

BACA JUGA:Hari Pertama Meledak! ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Tembus 80 Ribu Penonton, Relate dengan Generasi Sandwich

Sebelum menorehkan prestasi di luar negeri, Jumbo lebih dulu menunjukkan performa yang kuat di pasar domestik. Film ini berhasil menarik ratusan ribu penonton selama masa penayangan di Indonesia dan mendapat respons positif, khususnya dari penonton keluarga dan anak-anak. Selain itu, Jumbo juga ramai diperbincangkan di media sosial karena pesan moralnya yang menyentuh serta kualitas animasi yang dinilai semakin berkembang.

Film animasi Jumbo mengisahkan perjalanan seorang anak yang kerap diremehkan karena penampilannya yang berbeda dari kebanyakan teman seusianya. Julukan “Jumbo” yang melekat padanya awalnya menjadi sumber rasa tidak percaya diri. Namun, di balik itu, ia memiliki hati yang tulus dan keberanian untuk membuktikan bahwa dirinya juga berharga.

BACA JUGA:Aurelie Moeremans Umumkan Adaptasi Film untuk Memoar Broken Strings

Dalam perjalanannya, Jumbo menghadapi berbagai tantangan, mulai perundungan hingga keraguan dalam dirinya sendiri. Dengan bantuan sahabat-sahabatnya, ia perlahan belajar menerima diri, menemukan kelebihan yang dimiliki, dan membuktikan bahwa keberanian serta kebaikan hati bisa mengubah cara pandang orang lain.

Menariknya, Jumbo juga tercatat berada tidak jauh dari deretan film animasi kelas dunia, termasuk Zootopia 2, yang saat itu turut meramaikan layar lebar. Hal ini menjadi indikator bahwa film animasi Indonesia mulai diperhitungkan di industri internasional.

Keberhasilan Jumbo menembus pasar internasional dan bertahan di bioskop Korea Selatan selama satu bulan menjadi penanda penting bagi kebangkitan animasi Indonesia. Capaian ini bukan hanya soal angka penonton, tetapi juga tentang pengakuan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di tengah dominasi industri global.

Dengan fondasi cerita yang kuat dan kualitas produksi yang terus berkembang, Jumbo membuka jalan bagi generasi kreator berikutnya untuk melangkah lebih jauh membawa animasi Indonesia menjadi pemain yang semakin diperhitungkan di panggung dunia.

BACA JUGA:Biar Nggak Bingung, Ini Urutan Cerita Danur Universe dari 'Asih' hingga 'Danur 4'

 

Sumber: ig @gnfi