1 tahun disway

Pakaian Segar Selalu! Ini 9 Rekomendasi Deterjen Anti-Bakteri yang Efektif Cegah Bau Apek

Pakaian Segar Selalu! Ini 9 Rekomendasi Deterjen Anti-Bakteri yang Efektif Cegah Bau Apek

Ilustrasi menuangkan deterjen--foto: istockphoto.com

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Di artikel sebelumnya, disampaikan bahwa faktor utama munculnya bau apek adalah kelembapan yang tertahan, residu deterjen yang belum dibilas sempurna, dan perkembangan bakteri atau jamur pada kain lembap. Mengikuti tips seperti segera menjemur pakaian, menggunakan deterjen dalam takaran tepat, dan menjaga kebersihan mesin cuci, sangat penting agar pakaian tetap segar.

Sebagai pelengkap dari tips tersebut, salah satu strategi efektif adalah menggunakan deterjen anti-bakteri. Yaitu deterjen yang secara spesifik mengandung formula untuk membunuh atau menghambat mikroba pada kain. Berikut adalah sembilan rekomendasi deterjen anti-bakteri yang bisa menjadi pilihan agar cucian tetap higienis dan bebas bau apek:

 

1. Attack Hygiene Plus Protection

Dikenal sebagai salah satu merek unggulan di Indonesia, Attack Hygiene Plus Protection memiliki formula Hygiene Plus yang diklaim mampu membunuh 99% bakteri dan kuman penyebab bau. Deterjen ini cocok digunakan pada musim hujan atau ketika menjemur di ruangan tertutup.

 

2. Super K Laundry Detergent Anti-Bacterial Hygienic Clean Action

Produk ini memiliki formula Hygienic Clean Action yang difokuskan untuk membersihkan kotoran membandel. Sekaligus melindungi serat kain dari pertumbuhan bakteri. Deterjen ini sering digunakan oleh usaha laundry karena mampu menghasilkan cucian yang tetap segar meski disimpan lama.

 

3. Daily Deterjen Cair Laundry Antibacterial

Dengan kapasitas 5 liter, Daily Laundry Detergent cocok untuk kebutuhan rumah tangga besar. Formulanya mampu mengangkat kotoran dengan cepat tanpa meninggalkan residu sabun di pakaian. Cairannya mudah larut bahkan di air dingin, sehingga cocok digunakan untuk mesin cuci otomatis.

 

4. Kuat Harimau Super-K Laundry Liquid Detergent Anti-Bacterial

Merek lokal ini menawarkan daya pembersih tinggi dengan formula anti-bakteri yang menjaga pakaian tetap higienis tanpa merusak warna. Deterjen ini juga dikenal mampu menghilangkan bau keringat pada seragam dan pakaian olahraga.

BACA JUGA:Bebas Apek! 9 Tips Ampuh agar Pakaian Selalu Wangi dan Segar setelah Dicuci

5. Attack Antibacterial Laundry Detergent for Indoor Drying

Varian ini dirancang khusus bagi pengguna yang menjemur pakaian di dalam ruangan (indoor drying). Kandungan antibakterinya mencegah munculnya bau lembap meski pakaian tidak terkena sinar matahari langsung. Produk ini juga memberikan aroma lembut yang tahan lama.

 

6. Liquid Detergent Hygienic Anti-Bacterial Formula

Produk dengan label Hygienic Formula ini menargetkan kebersihan maksimal untuk pakaian yang sering dipakai di luar rumah. Teksturnya cair sehingga mudah larut dan efektif membersihkan noda tanpa merusak bahan pakaian.

 

7. SoKlin Liquid Softergent Anti-Bacterial

Varian cair dari SoKlin ini memiliki kandungan antibakteri yang membantu menjaga pakaian tetap segar lebih lama. Selain itu, SoKlin Liquid Softergent juga mengandung pelembut pakaian yang ramah bagi kulit sensitif.

 

8. Real Clean Deterjen Cair Antibacterial

Real Clean hadir dengan formula khusus yang menargetkan bakteri penyebab bau pada serat kain. Produk ini memiliki aroma lembut dan bebas pewangi sintetis berlebihan, sehingga cocok bagi individu dengan kulit sensitif.

 

9. Olaif Powerful Cleaning Liquid Detergent

Deterjen cair Olaif mengandung formula antibakteri serta ekstrak bunga alami yang memberikan aroma segar setelah pencucian. Produk ini diklaim efektif untuk mengangkat noda minyak dan debu halus tanpa meninggalkan residu.

Mengombinasikan pemakaian deterjen anti-bakteri dengan kebiasaan mencuci yang benar merupakan cara paling efektif untuk mendapatkan pakaian yang bebas bau apek. Dan wangi lebih lama, serta higienis sepanjang hari. Dengan banyaknya pilihan produk di pasaran, masyarakat kini dapat menyesuaikan jenis deterjen sesuai kebutuhan, jenis kain, dan kondisi penjemuran.

Sumber: hellosehat.com