MALANG, DISWAYMALANG. ID — Nama Ole Romeny tengah menjadi sorotan pecinta sepak bola nasional setelah tampil gemilang bersama Timnas Indonesia dalam ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Striker yang baru resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) awal tahun ini langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan.
Puncaknya, Ole Romeny menjadi pahlawan kemenangan Indonesia atas China lewat satu-satunya gol yang dicetak melalui titik putih di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6). Gol penalti pada menit ke-45 itu sekaligus memastikan kemenangan krusial Indonesia dengan skor 1-0 dan memperbesar peluang lolos ke putaran berikutnya.
Tendangan penalti mendatar Romeny ke sisi kanan gawang lawan tak mampu dibendung kiper China. Gol ini menjadi penegas posisi Romeny sebagai striker andalan skuad Garuda.
Lahir di Nijmegen, Belanda, 20 Juni 2000, Ole Lennard Ter Haar Romenij memulai karier sepak bola profesionalnya dari bawah. Ia tercatat membela klub lokal DVOL pada periode 2005–2011 sebelum bergabung ke akademi NEC Nijmegen.
Promosi ke tim utama NEC pada 2018, Romeny tampil dalam 77 laga dengan mencetak 12 gol dan menyumbang 8 assist. Ia kemudian menjalani masa peminjaman ke Willem II pada 2020, namun namanya baru mulai bersinar saat berseragam FC Emmen (2022–2023) dengan torehan 14 gol dari 51 laga.
BACA JUGA:Ole Romeny Berterimakasih atas Dukungan Suporter Indonesia: Ini Fans Terbaik di Dunia!
Kariernya berlanjut ke FC Utrecht pada 2023, di mana penampilannya mulai memancing perhatian publik Indonesia karena memiliki garis keturunan Tanah Air. Di tengah isu naturalisasi yang terus bergulir, Romeny resmi pindah ke Oxford United pada Januari 2025 dan menyelesaikan proses naturalisasi sebagai WNI.
Kini, ia bermain bersama Marselino Ferdinan di klub Inggris tersebut, sekaligus memperkuat lini serang Timnas Indonesia.
Berikut statistik lengkap Ole Romeny berdasarkan penampilannya di berbagai klub dan tim nasional:
BACA JUGA:Pelatih Timnas China Akui SUGBK Is Magic!: Stadion Ini Tekanannya Gila
• NEC Nijmegen: 77 laga, 12 gol, 8 assist (2.980 menit bermain)
• FC Emmen: 51 laga, 14 gol, 5 assist (3.728 menit bermain)
• FC Utrecht: 32 laga, 3 gol (1.239 menit bermain)
• Oxford United: 9 laga, 1 gol (369 menit bermain)
• Timnas Indonesia: 3 laga, 3 gol
Dengan tinggi 1,85 meter, kaki dominan kanan, dan posisi sebagai penyerang tengah, Ole Romeny menjadi kombinasi ideal untuk lini depan Timnas Indonesia yang selama ini kekurangan striker murni bertipe target man.