9 Kesalahan Kecil dalam Salat yang Sering Diabaikan, Mengurangi Kesempurnaan Salat
sholat berjamaah--Suaramuslim.net
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Salat bukan sekedar rutinitas 5 waktu yang kita kerjakan setiap hari, namun salat juga menjadi waktu komunikasi bagi hamba dan tuhannya di tengah kesibukan dunia. Tetapi, karena terlalu sering dilakukan, tanpa sadar salat bisa berubah menjadi aktivitas yang terasa otomatis.
Gerakan demi gerakan dilakukan dengan cepat. Bacaan dilafalkan tanpa penghayatan. Pikiran melayang ke mana-mana. Kita merasa sudah salat, tetapi belum tentu benar-benar hadir dalam salat. Padahal, dalam ajaran Islam, salat memiliki tata cara dan adab yang begitu detail.
Salat sudah menjadi kewajiban bagi kita umat muslim, tentunya kita ingin memberikan kualitas ibadah yang baik kepada Allah. Namun ada hal-hal kecil dalam salat yang kita tidak ketahui telah kita lakukan merupakan kesalahan besar yang mempengaruhi pahala dalam melakukan shalat.
BACA JUGA:Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Ditetapkan Baznas Rp7.640.144 per Bulan
Beberapa kesalahan biasanya diakibatkan oleh lupa atau ketidaktahuan. Maka dari itu penting bagi setiap umat Islam untuk berupaya membenahi salatnya dengan benar agar amalan yang diterima dapat tercatat dengan sempurna. Berikut adalah 9 kesalahan kecil dalam salat yang sering diabaikan
1. Kurang/Tidak Tumakninah
Tumakninah adalah diam sejenak atau tenang (tidak tergesa-gesa) dalam gerakan salat setelah anggota badan berada di posisi sempurna. Ini merupakan salah satu rukun salat yang wajib dilakukan, setidaknya selama waktu yang diperlukan untuk membaca bacaan tasbih, seperti pada saat rukuk, iktidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud. Nah kebanyakan orang tidak melakukan tumakninah karena mereka sering terburu-buru dalam gerakan. Tidak ada jeda sejenak saat rukuk, iktidal, dan sujud.
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِى يَسْرِقُ مِنْ صَلاتِهِ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: “لاَ يُتِمُّ رُكُوعَهَا وَلاَ سُجُودَهَا
“Sesungguhnya manusia yang paling jelek cara malingnya adalah orang yang mencuri dari salat-nya”. Mereka bertanya : “Wahai Rasulullah, bagaimana ia bisa mencuri dari salatnya ?” Beliau menjawab : “Bisa, yaitu ketika ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya”.
2. Sujud Tidak Sempurna
Sujud adalah salah satu gerakan dalam salat yang mengharuskan kita meletakkan 7 anggota badan di lantai sebagai bentuk kerendahan hati, ketaatan, dan penghormatan tertinggi kepada Allah Swt. Namun dalam praktik nyata banyak yang Tidak meletakkan 7 anggota badan yaitu dahi hidung, 2 telapak tangan, 2 lutut, dan 2 ujung kaki secara bersamaan di lantai.
Dari Ibnu ‘Abbas r.a.,
“Sesungguhnya Nabi saw. bersabda, 'Saya diperintahkan bersujud dengan tujuh (anggota badan), dan aku tidak boleh merintanginya dengan rambut atau kain'."(H.R. Ibnu Hibban).
3. Gerakan Berlebihan
Salat mewajibkan kita untuk fokus berdoa kepada Allah, maka menggaruk, merapikan pakaian, gerakan jari berkali-kali yang tidak perlu, juga gerakan di luar gerakan salat bisa saja merusak kefokusan kita. Sehingga dapat mengurangi pahala kita atau bahkan bisa membatalkan salat kita.
Hukum asal bergerak dalam salat adalah makruh, berdasarkan hadis ‘Ubadah bin Ash Shamit dalam Shahih Muslim:
اسكنوا في صلاتكم
‘berlaku tenanglah dalam salatmu‘
4. Posisi Tangan saat Sujud
Meletakkan siku di lantai adalah posisi yang dilarang saat sujud karena dianggap menyerupai anjing, Posisi yang benar Adalah lengan diangkat.
Sumber: suara muslim radio network
