Hari Radiologi Internasional 2026, Sejarah dan Perannya di Malang

Minggu 08-11-2026,08:00 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

Untuk MRI, pasien harus memberi tahu petugas apabila memiliki alat atau implan tertentu di dalam tubuh, seperti alat pacu jantung, implan logam, atau perangkat medis lainnya. Medan magnet kuat pada MRI dapat menimbulkan risiko terhadap perangkat tertentu.

Sementara pemeriksaan USG tidak menggunakan radiasi pengion. Meski demikian, pemeriksaan tetap perlu dilakukan sesuai kebutuhan medis dan prosedur yang berlaku.

Tantangan Pemerataan Layanan Radiologi di Malang Raya

Perkembangan teknologi pencitraan medis perlu diikuti pemerataan akses layanan. Tidak semua masyarakat tinggal dekat rumah sakit yang memiliki fasilitas radiologi lengkap.

Bagi warga Kabupaten Malang dan Kota Batu, jarak menuju fasilitas rujukan dapat menjadi pertimbangan ketika membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Karena itu, koordinasi antarrumah sakit dan sistem rujukan perlu berjalan efektif.

Selain ketersediaan alat, jumlah dokter spesialis radiologi, radiografer, dan tenaga pendukung juga menentukan kemampuan pelayanan. Rumah sakit membutuhkan sumber daya manusia yang memadai untuk mengoperasikan peralatan, membaca hasil pemeriksaan, serta menjaga kualitas layanan.

Pemerataan teknologi juga perlu memperhatikan pemeliharaan alat dan pengendalian mutu. Peralatan pencitraan yang canggih membutuhkan biaya operasional, kalibrasi, serta pengawasan keselamatan secara berkala.

Hingga peringatan 8 November 2026, belum tersedia data terbuka yang cukup untuk membandingkan secara menyeluruh jumlah alat MRI, CT scan, rontgen, dan radiografer di seluruh fasilitas kesehatan Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Karena itu, kondisi pemerataan layanan perlu dinilai melalui pendataan resmi Dinas Kesehatan dan masing-masing rumah sakit.

Hari Radiologi Internasional dan Hari Radiografi Sedunia menjadi momentum untuk mengingat bahwa teknologi pencitraan medis memiliki peran besar dalam pelayanan kesehatan. Bagi Malang Raya, penguatan fasilitas, pemerataan tenaga profesional, keselamatan pemeriksaan, dan kemudahan akses masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Kategori :