Namun, ketika udara sudah mengandung banyak uap air, penguapan keringat berlangsung lebih lambat. Akibatnya, tubuh bisa terasa lebih gerah, lengket, dan tidak nyaman meskipun suhu udara tidak terlalu tinggi.
Jika kondisi tersebut disertai aktivitas fisik berat dan paparan panas, risiko kelelahan akibat panas juga dapat meningkat.
Sebaliknya, kelembapan terlalu rendah dapat membuat kulit, mata, dan saluran pernapasan terasa kering. Karena itu, keseimbangan kelembapan juga penting untuk menjaga kenyamanan tubuh.
Untuk mengantisipasi kelembapan tinggi, warga disarankan:
- Memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air secara teratur.
- Menggunakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat.
- Mengatur ventilasi rumah agar sirkulasi udara berjalan baik.
- Mengeringkan bagian rumah yang lembap untuk mencegah pertumbuhan jamur.
- Mengurangi aktivitas fisik berat ketika tubuh terasa terlalu gerah.