Cuaca Kota Malang 8 November Cerah Berawan, Sukun Hujan Ringan

Cuaca Kota Malang 8 November Cerah Berawan, Sukun Hujan Ringan

Ilustrasi langit berawan di Songgoriti, Kota Batu. -dok.diswaymalang.id--

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Warga Kota Malang perlu memperhatikan perubahan kondisi cuaca saat beraktivitas pada Minggu, 8 November 2026. Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan cuaca di lima kecamatan tidak sepenuhnya seragam, mulai cerah berawan hingga hujan ringan.

Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 20–28 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara mencapai 59–99 persen. Kondisi tersebut membuat udara berpotensi terasa lembap, terutama pada pagi dan malam hari.

Berdasarkan pembaruan prakiraan BMKG, Kecamatan Sukun menjadi wilayah yang perlu mewaspadai hujan ringan. Sementara Blimbing, Klojen, dan Lowokwaru diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan. Adapun Kedungkandang diprakirakan mengalami udara kabur. 

Prakiraan Cuaca Lima Kecamatan

Berikut rincian prakiraan cuaca Kota Malang pada Minggu, 8 November 2026:

  • Blimbing: Cerah berawan, suhu 20–28 derajat Celsius, kelembapan 59–97 persen.
  • Klojen: Cerah berawan, suhu 20–28 derajat Celsius, kelembapan 62–97 persen.
  • Kedungkandang: Udara kabur, suhu 21–28 derajat Celsius, kelembapan 66–99 persen.
  • Sukun: Hujan ringan, suhu 20–28 derajat Celsius, kelembapan 61–99 persen.
  • Lowokwaru: Cerah berawan, suhu 20–28 derajat Celsius, kelembapan 59–96 persen. BMKG

Kecepatan dan Arah Angin di Tiap Kecamatan

Kondisi angin di Kota Malang cenderung bervariasi berdasarkan lokasi dan waktu pengamatan. Data BMKG pada tingkat kelurahan memperlihatkan kecepatan angin dapat berubah dalam satu kecamatan.

  • Blimbing: Angin di sejumlah titik bergerak dari Selatan hingga Tenggara. Di Balearjosari, kecepatannya diprakirakan berkisar 1,4–7,5 km/jam sepanjang periode prakiraan yang ditampilkan.
  • Klojen: Angin bervariasi dari Utara, Barat Laut, Timur Laut, hingga Tenggara. Di wilayah Klojen, kecepatannya berkisar 0,1–8,8 km/jam.
  • Kedungkandang: Angin di Arjowinangun bergerak dari Barat Laut, Barat, hingga Selatan, dengan kecepatan sekitar 0,1–9,1 km/jam.
  • Sukun: Angin di Bakalankrajan berubah dari Utara menuju Barat Laut, Timur Laut, dan Selatan. Kecepatannya berkisar 0,1–8,8 km/jam.
  • Lowokwaru: Angin di sejumlah kelurahan bergerak dari Selatan, Barat Laut, Timur, hingga Tenggara. Kecepatannya bervariasi, antara lain 0,8–9,8 km/jam di Tulusrejo dan Tlogomas.

Untuk memudahkan pemahaman, angin di bawah 10 km/jam kategori angin ringan. Sedangkan di rentang 10-30 km/jam kategori angin sedang. Perubahan atmosfir mendadak dapat mempengaruhi kecepatan angin. 

Memahami Kelembapan Udara: Normal dan Tinggi

Selain suhu dan angin, kelembapan udara menjadi salah satu unsur cuaca yang perlu diperhatikan. Angka kelembapan dalam prakiraan BMKG menunjukkan kelembapan relatif (relative humidity/RH). Yaitu perbandingan kandungan uap air di udara dengan kapasitas maksimum udara menampung uap air pada suhu tertentu.

Sebagai gambaran, untuk kenyamanan udara di dalam ruangan, kelembapan relatif sekitar 30–50 persen umumnya dianjurkan. Angka di bawah 60 persen juga disarankan untuk membantu mengendalikan kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur. Namun, angka tersebut bukan batas normal mutlak untuk kelembapan udara di luar ruangan.

Sementara itu, kelembapan di atas 80 persen dapat dikategorikan tinggi. Kondisi ini menunjukkan udara mengandung uap air relatif banyak dan mendekati keadaan jenuh ketika nilainya mencapai 100 persen.

Di Kota Malang, kelembapan yang diprakirakan mencapai 96–99 persen di sejumlah kecamatan perlu diperhatikan, terutama pada pagi dan malam hari.

Pengaruh Kelembapan terhadap Tubuh

Sumber: