MALANG, DISWAYMALANG.ID – Tanggal 4 November menjadi hari peringatan Santo Karolus Borromeus dalam kalender Gereja Katolik. Peringatan yang dikenal sebagai Carolus Day ini memiliki jejak tersendiri di Malang Raya, salah satunya melalui keberadaan Lingkungan Santo Carolus Boromeus di Paroki Santo Vincentius a Paulo, Langsep, Kota Malang.
Keberadaan lingkungan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa nama dan keteladanan Santo Karolus Borromeus telah menjadi bagian dari kehidupan komunitas umat Katolik di Malang. Arsip Paroki Langsep mencatat lingkungan itu berdiri pada 4 November 1989.
Catatan paroki juga mendokumentasikan perayaan ulang tahun pelindung lingkungan tersebut pada 5 November 2021. Kegiatannya diisi dengan misa dan refleksi mengenai keteladanan Santo Karolus dalam kepedulian sosial.
Peringatan 4 November dalam Kalender Gereja
Santo Karolus Borromeus atau Charles Borromeo merupakan tokoh Gereja Katolik yang hidup pada 1538–1584. Ia dikenal sebagai kardinal sekaligus Uskup Agung Milan, Italia, yang berperan dalam pembaruan kehidupan Gereja pada masa setelah Konsili Trente.
Karolus dikenal bukan hanya karena kedudukannya dalam hierarki Gereja. Ia juga menaruh perhatian besar pada pendidikan calon imam, pembinaan umat, pelayanan kepada masyarakat miskin, dan pendampingan orang-orang yang menderita.
Salah satu kisah yang melekat pada dirinya adalah pelayanan ketika wabah melanda Milan pada 1576. Saat banyak orang menghadapi bahaya penularan, Karolus tetap mengupayakan bantuan dan pelayanan bagi warga yang membutuhkan.
Keteladanan tersebut membuat namanya dikenang sebagai sosok pemimpin gereja yang mengutamakan pelayanan. Gereja Katolik memperingati Santo Karolus Borromeus setiap 4 November.
Jejak Carolus Day di Paroki Malang
Di Kota Malang, penghormatan kepada Santo Karolus juga terlihat dalam penamaan lingkungan umat di Paroki Langsep. Lingkungan Santo Carolus Boromeus menjadi salah satu komunitas yang menggunakan namanya sebagai pelindung.
Sementara itu, pengumuman resmi Paroki Santo Andreas Tidar untuk periode 31 Oktober–1 November 2026 mencantumkan Rabu, 4 November, sebagai Perayaan Wajib Santo Karolus Borromeus dalam daftar hari-hari gerejawi.
Pencantuman tersebut menunjukkan bahwa peringatan Santo Karolus menjadi bagian dari kalender liturgi yang diperhatikan umat paroki. Namun, pengumuman itu tidak menyebut adanya misa atau acara khusus Carolus Day pada tanggal tersebut.
Paroki Langsep juga mencantumkan peringatan Santo Karolus Borromeus dalam pengumuman gerejawinya pada 2025. Hal ini memperlihatkan bahwa peringatan tersebut dikenal dalam kehidupan liturgi paroki, meskipun tidak setiap tahun harus disertai kegiatan khusus.
Keteladanan yang Melampaui Peringatan
Peringatan Santo Karolus Borromeus tidak hanya berkaitan dengan tradisi kalender gerejawi. Nilai yang diwariskannya juga menyentuh persoalan kehidupan sehari-hari, terutama kepedulian terhadap orang yang mengalami kesulitan.