Salah satu upaya yang bisa didorong ialah diversifikasi pangan. Ketergantungan pada beras perlu diimbangi pemanfaatan sumber karbohidrat lokal, seperti jagung, singkong, ubi, dan sorgum. Keragaman pangan juga dapat membantu masyarakat menyesuaikan konsumsi dengan potensi pertanian di daerahnya.
Tema Hari Pangan Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa inovasi tidak selalu berarti teknologi canggih. Perbaikan irigasi, pengolahan hasil panen, penyimpanan pangan, akses informasi pasar, hingga pengembangan produk lokal juga dapat mendukung sistem pangan yang lebih kuat.
Bagi Malang Raya, potensi produksi beras dan sayuran merupakan modal penting. Tantangannya adalah menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan hasil pertanian memberi manfaat bagi petani dan mudah dijangkau masyarakat.
Hari Pangan Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini mengajak semua pihak melihat pangan dari hulu hingga hilir, mulai dari petani yang menanam, proses distribusi, sampai makanan bergizi yang tersaji di meja keluarga.