Sirkuit Misano sendiri memiliki karakter teknikal dengan 16 tikungan. Lintasannya disebut memiliki panjang sekitar 4,23 kilometer dengan trek lurus sekitar 530 meter.
Karakter tersebut membuat akselerasi keluar tikungan menjadi salah satu hal penting. Top speed tetap dibutuhkan, tetapi kemampuan membawa momentum dari tikungan juga menjadi faktor yang tidak kalah menentukan.
Dalam transkrip, performa motor Honda juga disebut masih memiliki pekerjaan rumah pada akselerasi keluar tikungan.
Namun, catatan top speed Veda justru menunjukkan sinyal positif. Ia disebut menjadi salah satu pembalap Honda dengan kecepatan puncak terbaik dan berada di posisi kelima dalam daftar yang dibahas.
Hal itu menjadi indikasi bahwa persoalan Veda bukan semata-mata kekurangan tenaga motor.
Stabilitas saat pengereman keras dan performa pada sektor tertentu masih menjadi fokus yang perlu dibenahi.
Pada sesi hari pertama, persaingan di barisan depan juga masih banyak dikuasai pembalap KTM.
Almansa disebut sebagai salah satu pembalap yang memiliki catatan waktu terbaik. Beberapa pembalap KTM lainnya juga mendominasi sejumlah sektor.
Veda sendiri masih mampu mengungguli beberapa pembalap dalam catatan waktu keseluruhan.
Ia disebut berada di depan Fernandez dan beberapa pembalap lainnya, sementara sejumlah nama seperti Uriarte dan Karpe juga mengalami masalah dalam persaingan waktu.
Ada pula momen ketika Veda sempat mendapat isyarat dari Killes di lintasan. Dalam narasi, Killes terlihat seperti meminta Veda untuk memberi jalan ketika keduanya berada dalam situasi mencari catatan waktu.
Namun, kejadian tersebut digambarkan sebagai bagian dari dinamika sesi latihan ketika para pembalap sama-sama berusaha mendapatkan lap terbaik.
Dengan posisi sekitar P13 tetapi sudah memastikan tempat di Q2, Veda masih memiliki ruang untuk memperbaiki performanya.
Fokus utama Honda Team Asia kini adalah mengolah data dari hari pertama untuk memperbaiki sektor yang masih menjadi kelemahan.
Jika sektor pertama dan ketiga bisa dikoreksi tanpa mengorbankan keunggulan di sektor kedua dan keempat, peluang Veda untuk merangsek ke posisi lebih depan terbuka.
Setidaknya, hasil hari pertama belum menjadi akhir cerita.