Hari PMI 3 September: Begini Sejarahnya, Malang Raya Butuh hingga 200 Kantong Darah Setiap Hari

Kamis 03-09-2026,07:38 WIB
Reporter : Fairuz Ainur Syafa Mustofa
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Peringatan Hari Palang Merah Indonesia (PMI) setiap tanggal 3 September memiliki kedudukan sejarah yang amat penting dalam dinamika perjuangan kemerdekaan bangsa. Berbeda dengan tanggal 17 September yang diperingati sebagai hari lahirnya organisasi PMI secara resmi, tanggal 3 September memperingati momen bersejarah ketika Presiden Soekarno mengeluarkan perintah resmi untuk membentuk badan kepalangmerahan nasional di Indonesia.

Sejarah di Balik Perintah Pembentukan PMI

Gagasan mengenai perlunya organisasi kepalangmerahan di Indonesia sejatinya telah digelorakan oleh Dr. RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan sejak tahun 1932. Namun, gagasan tersebut sempat ditolak oleh pemerintah kolonial Belanda (NERKAI) serta tidak mendapat persetujuan pada era pendudukan Jepang.

Hanya selang beberapa minggu setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, tepatnya pada 3 September 1945, Presiden Soekarno secara resmi memerintahkan Menteri Kesehatan Dr. Buntaran Martoatmodjo untuk membentuk suatu badan Palang Merah Nasional. Perintah ini menjadi bukti penting bahwa negara yang baru merdeka memerlukan lembaga kemanusiaan independen untuk menangani korban perang serta menegakkan kedaulatan di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

Menindaklanjuti perintah Presiden Soekarno, Dr. Buntaran segera membentuk Panitia Lima yang terdiri dari Dr. R. Mochtar, Dr. Bahder Djohan, Dr. Djuhana, Dr. Marzuki, dan Dr. Sitanala. Hasil kerja cepat panitia ini membuahkan hasil dengan terbentuknya Pengurus Besar PMI pada tanggal 17 September 1945.

Makna dan Peran Vital PMI bagi Bangsa

Perlindungan dan Pelayanan Kesehatan Masa Warisan Perjuangan

Sejak awal pembentukannya atas perintah negara, PMI langsung diterjunkan untuk merawat prajurit yang terluka di medan pertempuran, mengelola pertukaran tawanan perang, serta menyalurkan bantuan bagi warga sipil di masa revolusi fisik.

Garda Terdepan Penanggulangan Bencana dan Donor Darah

Dalam perkembangannya hingga saat ini, PMI memegang peran strategis dalam mitigasi dan penanganan bencana alam di seluruh pelosok tanah air. Melalui Unit Donor Darah (UDD), PMI juga menjadi penyedia utama kebutuhan transfusi darah nasional yang aman dan terjangkau.

Penanaman Jiwa Sukarela pada Generasi Muda

Melalui wadah Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah serta Korps Sukarela (KSR) di tingkat perguruan tinggi, PMI melatih generasi muda untuk memiliki jiwa kemanusiaan, ketangguhan sosial, serta keterampilan pertolongan pertama pada gawat darurat.

Peringatan tanggal 3 September menjadi pengingat akan visi besar para pendiri bangsa yang menegaskan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan merupakan pondasi utama dalam membangun negara yang berdaulat.

Tags :
Kategori :

Terkait