Budget Campaign Rp10 Juta, Ini 7 Cara UMKM Dongkrak Penjualan di E-Commerce

Selasa 01-09-2026,14:57 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

Sebelum meningkatkan belanja iklan, toko online harus dipastikan siap menerima calon pembeli.

Foto produk harus jelas, judul produk mudah dipahami, deskripsi lengkap, harga kompetitif, pilihan variasi tersedia dan informasi pengiriman tidak membingungkan.

Pelaku UMKM juga perlu memperhatikan ulasan pelanggan. Testimoni positif dapat membantu membangun kepercayaan calon pembeli.

Jangan sampai uang sudah dikeluarkan untuk mendatangkan pengunjung, tetapi calon konsumen meninggalkan halaman produk karena foto kurang menarik, informasi tidak lengkap atau harga tidak kompetitif.

Karena itu, sebagian waktu campaign perlu digunakan untuk mengevaluasi halaman produk, bukan hanya memasang iklan.

4. Manfaatkan Video Commerce dan Konten Organik

Perkembangan video commerce menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Laporan e-Conomy SEA 2025 bahkan mencatat pertumbuhan kuat sektor video commerce sebagai salah satu faktor penting perkembangan ekonomi digital nasional.

Bagi UMKM, tren tersebut dapat dimanfaatkan tanpa harus menggunakan influencer besar.

Pelaku usaha dapat membuat video singkat mengenai cara menggunakan produk, proses pembuatan, perbandingan sebelum dan sesudah menggunakan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, hingga memperlihatkan aktivitas di balik layar.

Konten seperti ini dapat membantu calon konsumen memahami produk sebelum membeli.

5. Gunakan Rp2 Juta untuk Promosi Offline Mikro

Promosi digital tidak berarti seluruh campaign harus dilakukan secara online.

Edgar menyarankan sekitar Rp2 juta digunakan untuk membuat alat peraga fisik seperti banner mikro, stiker atau materi promosi lainnya.

Materi tersebut dapat ditempatkan di lokasi yang relevan dengan target konsumen, seperti warung kopi, pasar, pusat komunitas, pos ronda maupun lokasi dengan lalu lintas warga yang tinggi.

Strategi ini terutama cocok bagi UMKM yang produknya memiliki pasar lokal.

6. Bangun Komunitas dan Relasi Lokal

Sisa anggaran sekitar Rp2 juta dapat dimanfaatkan untuk aktivitas komunitas.

Pelaku UMKM bisa mengadakan pertemuan kecil dengan komunitas, organisasi, karang taruna, kelompok usaha atau calon pelanggan.

Kerja sama dengan ketua RT, RW maupun tokoh pemuda juga dapat dilakukan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.

Kategori :