Kemendikdasmen bahkan berharap hubungan dengan mitra internasional tidak berhenti ketika program magang berakhir. Salah satu target jangka panjangnya adalah memperkuat hubungan SMK dengan perusahaan-perusahaan Jerman yang beroperasi di Indonesia sehingga lulusan SMK memiliki akses lebih besar ke dunia kerja.
Pulang Membawa Ilmu untuk Siswa
Setelah menyelesaikan magang, para guru diharapkan menerjemahkan pengalaman yang diperoleh di Jerman ke dalam proses pembelajaran di sekolah.
Materi yang diperoleh tidak harus diterapkan secara mentah. Guru dapat menyesuaikannya dengan fasilitas, kurikulum, karakter siswa, serta kebutuhan industri di daerah masing-masing.
Dengan pola tersebut, program 50 guru SMK magang ke Jerman diharapkan tidak hanya menghasilkan 50 guru dengan pengalaman internasional, tetapi juga memberikan dampak lebih luas kepada ribuan siswa dan guru SMK lainnya.
Khusus Jawa Timur, keberadaan 14 peserta menjadi modal penting untuk memperkuat pendidikan vokasi daerah. Sementara bagi Malang Raya, lima guru yang dikirim ke Jerman menjadi bagian dari upaya membawa pengalaman teknologi dan budaya industri global ke sekolah-sekolah vokasi di wilayah Malang.