2 tahun Disway Malang

Wisata Brakseng Batu, Negeri di Atas Awan dengan Kebun Sayur dan Hortensia

Wisata Brakseng Batu, Negeri di Atas Awan dengan Kebun Sayur dan Hortensia

Pemandangan hamparan sawah Brakseng Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu -Instagram @puncak _braksengk ‎-

BATU, DISWAYMALANG.ID--Jika akhir pekan ingin diisi dengan perjalanan ke kawasan yang sejuk dan jauh dari suasana perkotaan, Wisata Brakseng Batu bisa menjadi pilihan. Destinasi di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ini menawarkan panorama pertanian dataran tinggi dengan latar pegunungan.

Berada di kawasan sekitar 1.700–1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl), Brakseng menghadirkan lanskap hijau yang berbeda dari objek wisata buatan. Hamparan kebun sayur warga berpadu dengan lembah, perbukitan, serta Gunung Arjuno dan Welirang.

Tak heran jika Wisata Brakseng Batu banyak diburu untuk sekadar menikmati udara pegunungan, berburu foto, melihat aktivitas pertanian, hingga mencari suasana tenang untuk melepas penat.

Hamparan Kebun Sayur di Ketinggian

Daya tarik utama Brakseng justru berasal dari aktivitas pertanian masyarakat. Kawasan ini merupakan bentang lahan produktif yang ditanami berbagai komoditas hortikultura.

BACA JUGA:6 Pusat Oleh-Oleh Lengkap di Kota Batu, Ada yang Punya View Sawah dan Restoran

Wisatawan dapat melihat hamparan kentang, wortel, brokoli, sawi putih, kol, dan berbagai tanaman sayuran lainnya. Pola lahan yang mengikuti kontur pegunungan menciptakan pemandangan berlapis dan menjadi salah satu daya tarik fotografi.

Dari sejumlah titik, pengunjung juga dapat menikmati panorama Gunung Arjuno-Welirang. Saat cuaca cerah, bentang pegunungan terlihat jelas. Sebaliknya, ketika kabut turun, suasana Brakseng berubah menjadi lebih dramatis.

Kondisi tersebut membuat kawasan ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus masuk ke objek wisata dengan banyak wahana.

Kebun Hortensia Jadi Spot Foto

Selain perkebunan sayur, Brakseng juga dikenal dengan kebun bunga hortensia. Hamparan bunga berwarna-warni tersebut menjadi salah satu daya tarik visual yang membuat kawasan ini semakin populer.

BACA JUGA:Dari 9 Jadi 100 Mesin, Fenomena Capit Boneka Makin Ramai di Lippo Plaza Batu

Salah satu kebun hortensia di Brakseng memiliki luas sekitar satu hektare. Awalnya, lahan tersebut merupakan kebun produktif milik petani yang membudidayakan hortensia sebagai bunga potong. Popularitasnya kemudian meningkat setelah foto dan video kawasan tersebut ramai di media sosial.

Pengunjung perlu menjaga tanaman dan tidak memetik bunga sembarangan. Sebab, sebagian besar kawasan Brakseng tetap merupakan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Bisa Jajal Jeep Off-Road

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan dengan pengalaman berbeda, tersedia pula aktivitas jeep off-road dari komunitas maupun penyedia layanan wisata setempat.

Informasi yang dipublikasikan pada Juni 2026 menyebut tarif aktivitas jeep sekitar Rp25.000 per jeep. Tarif tersebut merupakan biaya aktivitas off-road dan dapat berbeda sesuai operator maupun paket yang dipilih.

Aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi wisatawan menikmati bentang pertanian Brakseng dari jalur yang lebih menantang. Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca dan medan sebelum memilih aktivitas petualangan.

Sumber:

Berita Terkait