BATU, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kota Batu kembali menorehkan catatan positif dalam pembangunan daerah. Berdasarkan data terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kota Batu tahun 2025 sukses mencapai skor 3,92, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 3,81.
Capaian ini menempatkan Kota Batu di atas rata-rata nasional (3,50) dan unggul tipis dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur yang mencatat skor 3,91.
BACA JUGA:Wujudkan Pemerataan Layanan, Pemkot Batu Targetkan Dokter Masuk Desa dan Lengkapi Alkes Posyandu
Pilar Utama: Pasar Produk Sempurna dan Digitalisasi Kuat
Hasil analisis yang dipaparkan di Ruang Rapat Utama (Rupatama), Balai Kota Among Tani, Jumat (13/3), menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi kreatif dan digitalisasi menjadi motor utama.
Beberapa pilar yang mencatatkan skor impresif antara lain:
- Pasar Produk (Skor 5,00): Mencapai nilai sempurna, mencerminkan ekosistem UMKM dan perdagangan yang sangat dinamis.
- Adopsi TIK (Skor 4,99): Infrastruktur digital yang kuat mendukung efisiensi aktivitas ekonomi warga.
- Institusi (Skor 4,68): Tata kelola pemerintahan dinilai transparan dan progresif.
- Keterampilan (Skor 4,50): Kualitas SDM Kota Batu semakin kompetitif di pasar kerja.
Instruksi Wali Kota: Harus Berdampak Nyata
Wali Kota Batu Nurochman yang hadir bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto menegaskan, prestasi ini bukan sekadar perlombaan statistik. Ia meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk memastikan angka-angka tersebut terkonversi menjadi kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
BACA JUGA:Wujudkan Pemerataan Layanan, Pemkot Batu Targetkan Dokter Masuk Desa dan Lengkapi Alkes Posyandu
"Indeks daya saing adalah alat kontrol kita. Jangan sampai skornya tinggi, tapi manfaatnya tidak sampai ke rakyat. Kebijakan dan program pembangunan harus benar-benar berdampak nyata," tegas Wali Kota Nurochman dalam arahannya.
Meski menunjukkan tren positif, Nurochman juga memberikan catatan kritis pada beberapa sektor yang masih perlu dipacu, yaitu:
- Dinamika Bisnis (Skor 2,70)
- Kapabilitas Inovasi (Skor 2,78)
- Infrastruktur (Skor 3,20)
Pemerintah Kota Batu berkomitmen untuk memperkuat strategi melalui digitalisasi layanan publik, kemudahan perizinan usaha, serta peningkatan kualitas infrastruktur guna menunjang posisi Batu sebagai kota wisata berbasis ekonomi kreatif dan pertanian hortikultura.
BACA JUGA:Tips Memasak Lupis yang Pulen dan Lezat: Rahasia Jajanan Tradisional yang Tak Lekang oleh Waktu
"Dengan data akurat dan kolaborasi lintas sektor, kita optimistis daya saing Kota Batu akan terus naik dan kemakmuran warga semakin merata," pungkasnya.