1 tahun disway

Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik di Kota Malang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik di Kota Malang Kembali Terendam Banjir

Banjir kawasan Suhat Malang--

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID–Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang pada Sabtu (14/3) sore memicu genangan di sejumlah ruas jalan. Selain hujan deras, angin kencang juga dilaporkan menyertai kondisi cuaca ekstrem tersebut.

BACA JUGA:Lima Pesawat Tanker AS Rusak saat Rudal Iran Hantam Pangkalan Udara AS di Arab Saudi

Beberapa titik yang dilaporkan tergenang antara lain kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kedawung, hingga Jalan Hamid Rusdi. Genangan air di sejumlah ruas jalan tersebut membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan saat melintas.

Di kawasan Jalan Hamid Rusdi, genangan air terlihat menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat harus melaju perlahan untuk melewati titik banjir.

Salah satu pengendara motor di lokasi, Atok, mengatakan bahwa kawasan tersebut memang kerap mengalami genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi turun. “Memang biasanya banjir di sini kalau hujan lebat seperti tadi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adi Nugroho menyampaikan pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak hujan lebat yang menyebabkan banjir di sejumlah titik.

BACA JUGA:Kembali setelah 6 Tahun, 'Danur 4' Siap Hantui Bioskop Indonesia

Menurutnya, salah satu penyebab genangan diduga karena adanya penyempitan saluran air di beberapa lokasi. Termasuk di kawasan Kedawung, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru.

Selain faktor drainase yang menyempit, kondisi wilayah yang berada di kontur lebih rendah juga membuat air mudah meluap ketika debit air meningkat akibat hujan deras.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 14 Maret Hujan Ringan Dominan, 2 Kecamatan Hujan Petir, Jatim Kembali Berstatus Waspada

BPBD Kota Malang masih memantau perkembangan kondisi di lapangan serta melakukan pendataan terhadap wilayah terdampak untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut. 

Sumber: