1 tahun disway

Iktikaf Dimulai Jam Berapa? Ini Waktu yang Dianjurkan Ulama

Iktikaf Dimulai Jam Berapa? Ini Waktu yang Dianjurkan Ulama

Ilustrasi itikaf di masjid--

SUKUN, DISWAYMALANG.ID–Memasuki lima hari terakhir Ramadan, ibadah iktikaf kembali menjadi amalan yang banyak dilakukan umat Islam di masjid. Namun, sebagian masyarakat masih bertanya mengenai waktu yang dianjurkan untuk memulai iktikaf.

Dalam kajian fikih Islam, iktikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid disertai niat untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Amalan ini dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

BACA JUGA:Antisipasi Krisis BBM Akibat Perang, Pemerintah Pertimbangkan WFH dan Empat Hari Kerja dalam Seminggu

Dalam kitab Fiqh As-Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa iktikaf dapat dilakukan kapan saja selama seseorang berniat beribadah di masjid. Meski demikian, banyak ulama menganjurkan memulai iktikaf setelah salat Maghrib ketika memasuki malam hari.

Anjuran tersebut merujuk pada riwayat dari Aisyah binti Abu Bakar yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad melaksanakan salat Maghrib terlebih dahulu sebelum memasuki tempat iktikaf.

BACA JUGA:Lima Pesawat Tanker AS Rusak saat Rudal Iran Hantam Pangkalan Udara AS di Arab Saudi

Dengan demikian, umat Islam yang ingin melaksanakan iktikaf dapat memulainya setelah salat Maghrib hingga menjelang Subuh, atau bahkan menetap di masjid sepanjang malam untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan melaksanakan salat malam.

Selain itu, sebagian ulama juga berpendapat bahwa iktikaf dapat dimulai sejak memasuki malam ke-21 Ramadan atau setelah salat Subuh pada hari tersebut, sebagai penanda dimulainya sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.

BACA JUGA:Sering Dianggap Sepele, Ini 9 Amalan Kecil yang Pahalanya Besar pada Bulan Ramadan

Dalam praktiknya, banyak umat Islam memilih melaksanakan iktikaf pada sepertiga malam terakhir, yaitu sekitar tengah malam hingga menjelang Subuh. Waktu tersebut dianggap lebih khusyuk untuk beribadah sekaligus memperbanyak doa.

Iktikaf sendiri menjadi salah satu amalan yang dianjurkan karena diyakini pada sepuluh malam terakhir Ramadan terdapat malam Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah selama periode tersebut, termasuk dengan melaksanakan iktikaf di masjid sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. 

BACA JUGA:Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik di Kota Malang Kembali Terendam Banjir

Sumber: