Ngabuburit Makin seru! 9 Novel Fiksi Wajib Baca untuk Temani Waktu Menjelang Berbuka

Kamis 05-03-2026,18:22 WIB
Reporter : Shalum Ivo Anjani
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Waktu berbuka sering terasa sangat lama, apalagi jika hanya diisi dngan kegiatan seperti scrolling media sosial. Padahal, momen ngabubrit bisa menjadi waktu yang menyenangkan sekaligus bermanfaat jika diisi dengan hal-hal yang tepat. Salah satunya adalah dengan membaca novel fiksi yang mampu menenggelamkan pembaca ke dalam alurnya.

Lewat cerita yang seru dan alur yang memikat, watu menjelang berbuka akan terasa sangat cepat dan menyenangkan. Dari kisah fantasi yang penuh keajaiban hingga kisah cinta yang menyentuh hati, pilihan novel yang tepat bisa membuat sore di bulan Ramadan jadi lebih hidup.

Berikut 9 rekomendasi novel fiksi yang bisa kamu jadikan teman saat ngabuburit!

1. Ayahku Bukan Pembohong - Tere Liye

Novel ini diterbitkan di tahun 2011, menceritakan tentang seorang anak Bernama Dam yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng sederhana. Namun, ketika besar Dam merasa bahwa dongeng-dongeng ayahnya terasa tidak masuk akal sehingga membuatnya membenci ayahnya sendiri.

Namun, ketika semuanya sudah terlambat, Dam baru menyadari bahwa semua yang dikatakan ayahnya adalah benar.

BACA JUGA:Film Horor Komedi ‘Setannya Cuan: Djoerig Salawe’ Resmi Teror Bioskop Mulai 5 Maret, Ini Sinopsisnya

2. Hujan - Tere Liye

Novel ini menceritakan kisah cinta epic antara Lail dan Esok yang bertemu di tempat pengungsian akibat bencana alam. Mereka tumbuh bersama hingga Esok harus pergi demi pendidikan dan misi menyelamatkan dunia.

Novel ini tidak hanya bercerita tentang cinta, namun juga perjuangan hidup, harga rasa percaya, dan juga ikhlas.

3. Keajaiban Toko Kelontong Namiya - Keigo Higashino

Naskah asli novel ini berbahasa Jepang, namun telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Berlatarkan di sebuah toko kelontong kecil, novel ini bercerita tentang 3 remaja pencuri yang sedang berembunyi di toko kelontong Namiya.

Mereka tidak menyadari pada malam itu terjadi sebuah kejaiban sampai mereka menemukan sebuah surat dari lubang surat ajaib yang bisa menghubungkan mereka ke masa lalu.

4. As Long as the Lemon Trees Grow - Zoulfa Katouh

Berlatarkan di Suriah, novel ini bercerita tentang Salama yang kehilangan keluarganya akibat perang. Dia harus merawat kakak iparnya yang tengah hamil. Ia terjebak antara menyelamatkan diri dan kakak iparnya ke Eropa atau tetap di Suriah untuk menyelamatkan negaranya.

BACA JUGA:Girl Grup aespa Rilis 'KEYCHAIN' Kolaborasi dengan Anderson .Paak, Ini Lirik dan Terjemahannya

5. Pulang - Tere Liye

Berceritatentang perjalanan hidup Bujang, anak pedalaman Sumatera yang tumbuh menjadi pemimpin shadow economy (dunia ekonomi bayangan) tangguh berjuluk "Si Babi Hutan". Namun di tengah aktivitas kriminalnya, Bujang selalu dihantui untuk ”pulang” ke tempat yang tepat. Buku ini memiliki banyak sekuel di antaranya adalah Pergi, Pulang Pergi, dan Tanah Para Bandit.

6. Di Tanah Lada - Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Novel ini begitu unik karena tokoh utamanya adalah anak umur 6 tahun bernama Lava. Lava hidup dalam kekerasan rumah tangga dan sering dihukum ayahnya, yang membawanya melarikan diri bersama teman barunya, P, untuk mencari kebahagiaan sejati di sebuah tempat bernama Tanah Lada.

Novel ini menggambarkan perjuangan anak-anak menghadapi trauma KDRT dengan bahasa polos namun mendalam.

7. Galaksi Kinanthi - Tasaro GK

Kategori :