1 tahun disway

Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Menteri KKP dan Bupati Malang Pastikan Optimalisasi Sarana Nelayan

Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Menteri KKP dan Bupati Malang Pastikan Optimalisasi Sarana Nelayan

Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Pujiharjo, Menteri KKP dan Bupati Malang pastikan optimalisasi sarana nelayan--Pemkab Malang

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono untuk kali keduanya mengunjungi Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, pada Rabu (4/3). Trenggono memantau progres pembangunan di Desa Pujiharjo yang telah dipilih pemerintah menjadi salah satu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Ini merupakan program strategis nasional yang dirancang untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir di wilayah Malang Selatan. Program KNMP di Desa Pujiharjo mencakup 20 titik intervensi pembangunan sarana dan prasarana.

Fasilitas utama seperti cold storage, pabrik es, dermaga, hingga rencana pembangunan SPBU Nelayan (SPBN) disiapkan untuk mengoptimalkan potensi perikanan yang melimpah, khususnya komoditas ikan Tongkol, Lemuru, dan Layur.

BACA JUGA:Era Baru Dimulai: Jadwal Lengkap Formula 1 2026 dan Revolusi Regulasi Teknis

BACA JUGA:Layanan Penyelamatan Meningkat di 2025, Damkar Tetap Siaga Penuh selama Lebaran 2026

Menteri Trenggono didampingi Bupati Malang M Sanusi menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian maraton pemantauan proyek nasional. Ini merupakan kunjungan kedua. Kunjungan pertama dilakukan pada 2025 saat persiapan Pujiharjo sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.

''Kunjungan ke Desa Pujiharjo bersama-sama Pak Bupati Malang ini merupakan rangkaian pemantauan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Sebelumnya, saya meninjau proyek serupa di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, dan akan melanjutkan ke Jawa Tengah, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta," jelas Menteri Trenggono.

Dalam peninjauannya di muara Pantai Sipelot, Menteri Trenggono mencatat bahwa pembangunan fisik KNMP di Pujiharjo memang belum mencapai 100 persen.

Meskipun pabrik es dan cold storage sudah mulai beroperasi melayani kebutuhan 900 nelayan setempat, masih ada beberapa kendala teknis yang harus segera dibenahi, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar dan aksesibilitas kapal.

BACA JUGA:Pantau Kesehatan ASN, Pemkot Batu Gelar Cek Kesehatan Gratis Serentak

BACA JUGA:Jelang Idulfitri, Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu per Kg, TPID Kota Malang Siapkan Langkah Intervensi

Menteri Trenggono memberikan instruksi tegas kepada pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan pada fasilitas yang belum standar.

''Saya mencatat sejumlah pekerjaan memang harus segera diselesaikan. Seperti ketersediaan air bersih dengan butuh sumur bor, karena saat ini masih dalam kondisi air payau. Serta persoalan sedimentasi di area tambatan perahu dan pemecak ombak. Tadi saya panggil kontraktornya untuk dikoreksi dengan baik. Soal air bersih ini harus betul-betul diselesaikan. Sedimentasi tambatan perahu juga segera kita kerjakan,” pesan Trenggono.

Ke depan, pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih ini tidak akan dibiarkan berjalan sendiri. Kementerian KKP berencana melibatkan Kementerian Koperasi untuk melakukan pendampingan agar manajemen KNMP dikelola secara profesional melalui Koperasi Merah Putih.

Sumber: pemkab malang